Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Tahfiz Jadi Benteng Anak di Tengah Gempuran Media Sosial
Payakumbuh

Tahfiz Jadi Benteng Anak di Tengah Gempuran Media Sosial

By admin@domi
19/05/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh menilai pendidikan tahfiz menjadi salah satu langkah penting dalam membangun benteng moral generasi muda di tengah derasnya arus media sosial dan perkembangan teknologi digital yang kian sulit dibendung.

Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz Angkatan V SMP Negeri 1 Payakumbuh, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, perkembangan media sosial yang begitu cepat telah membawa dampak besar terhadap perilaku generasi muda. Karena itu, pendidikan berbasis keimanan dinilai menjadi fondasi utama agar anak-anak tidak mudah terjerumus dalam pengaruh negatif dunia digital.

“Perkembangan media sosial saat ini sangat cepat. Karena itu, kita harus mampu memfilter dan membentengi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Banyak terjadi penyimpangan perilaku, sehingga salah satu upaya yang harus dilakukan adalah memperkuat iman dan takwa,” kata Elzadaswarman.

Ia menegaskan penggunaan gawai dan teknologi digital kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang tidak mungkin dihindari. Tantangannya bukan lagi menolak teknologi, melainkan bagaimana keluarga dan sekolah mampu mengarahkan penggunaannya secara sehat dan produktif.

“Sebuah penelitian menyebutkan masyarakat saat ini terpapar penggunaan gawai minimal empat jam setiap hari. Suka atau tidak, kondisi ini akan selalu hadir di sekitar kita. Tinggal bagaimana kita menyikapinya,” ujarnya.

Elzadaswarman menyebut wisuda tahfiz bukan sekadar seremoni kelulusan hafalan Al-Qur’an, melainkan simbol keseriusan sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta pondasi spiritual yang kokoh.

Ia mengaku dalam beberapa bulan terakhir Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengingatkan generasi muda agar mampu menjaga diri di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.

“Beberapa bulan terakhir kami selalu menyampaikan hal ini kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk. Mari kita bersama-sama membimbing anak-anak kita agar kelak menjadi pemimpin yang mampu memajukan bangsa dan daerah,” katanya.

BACA JUGA :  Alumni Hukum UM Payakumbuh Berkumpul, Ada Apa?

Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, bersama Wali Kota Zulmaeta berkomitmen terus mendukung program tahfiz dan pendidikan keagamaan di sekolah sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

“Dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat, insyaallah anak-anak kita akan lebih terbentengi. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendidik calon-calon pemimpin masa depan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Payakumbuh Syafrida mengatakan Wisuda Tahfiz Angkatan V tahun ini diikuti 88 siswa yang terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan siswa kelas IX kepada orang tua.

Menurutnya, program tahfiz menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter siswa melalui pendidikan Al-Qur’an agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan mental yang baik.

“Wisuda tahfiz ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya(Ken)

Post Views: 106
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Payakumbuh Perluas Layanan Imigrasi, Warga Kini Tak Perlu Jauh Urus Paspor

Next

Investor India dan Malaysia Lirik Payakumbuh, Energi Sampah hingga Panel Surya Jadi Bidikan

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,288)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,566)
  • REDAKSI (5,066)

TERBARU

  • Senapan Angin Goppul Night Furry untuk Koleksi dan Olahraga Menembak
  • Mewakili Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Iringi Perjuangan Muhammad Ariq Saputra Rebut Medali Emas Nomor Tunggal Putra Cabor Pickleball
  • Dukung Tim Futsal Payakumbuh, Wako Zulmaeta Apresiasi Kontingen yang Sukses Raih Kemenangan Kedua Tundukkan Sawahlunto 2-1
  • Turut Belasungkawa, Wako Zulmaeta Sampaikan Duka Mendalam Sekaligus Apresiasi Kepada Ayahanda Wabup 50 Kota Ahlul Badrito Resha
Copyright 2026 — Padang Expo