Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Tinggal di Gubuk Reot, Ibu Jawana Asal Nagari Kinali Butuh Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan  
Pemko Bukittinggi

Tinggal di Gubuk Reot, Ibu Jawana Asal Nagari Kinali Butuh Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan  

By Pemred : Dody S
02/08/2020

Pasaman Barat, Padang Expo

Di kejauhan terlihat wanita setengah baya berjalan menuju dapur di samping sebuah gubuk di Kampung Bancah Inai, Jorong Langgam, Nagari Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (2/8/2020).

Wanita setengah baya itu adalah Ibu Jawana (56), yang kesehariannya hanya ditemani oleh anak sulungnya yang masih duduk Kelas III di SMAN 1 Kinali, dan kedua masih duduk di Kelas 2 SMP 1 Kinali, beserta cucu laki-laki nya yang ikut tinggal bersamanya.

Ibu Jawana sendiri adalah seorang ibu setengah baya yang sudah tidak mempunyai suami lagi, sebab suami tercinta sudah dipanggil yang maha kuasa beberapa tahun silam.

Disaat Ibu Jawana sibuk dalam kesehariannya, tiba-tiba salah seorang wartawan media ini menghampiri beliau, serta melihat sekeliling kondisi rumahnya, karena kami mendapatkan informasi bahwa rumah yang ditempati Ibu Jawana sudah tidak layak huni.

Menurut pantauan media ini di lokasi, ternyata memang benar. Bahwa kondisi rumah Ibu Jawana sudah dalam keadaan kondisi tidak layak huni atau bisa dikatakan sudah reot, dinding rumah beliau pun sudah hampir rubuh, dan tempat memasak pun terpaksa diluar ruangan dan sangat memprihatinkan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Jawana pun bercerita bahwa keadaan kondisi rumahnya memang sangat tidak layak lagi, namun apa daya karena ekonomi beliau pun sangatlah pas-pasan bahkan tidak mencukupi. Jangankan untuk renovasi rumahnya, untuk makan dan keperluan sehari-hari beliau masih berpikir untuk memperolehnya dari mana.

Beliau mengatakan, untuk bisa makan saja dalam sehari ia sudah merasa sangat bersyukur.

Adapun kondisi tersebut dialaminya, sudah hampir empat tahun lamanya. Namun karena keadaan, mau tidak mau Ibu Jawana bersama anak dan cucu terpaksa harus bertahan dalam suasana tersebut.

BACA JUGA :  Evaluasi Standar Pelayanan, Bupati Harapkan Disdukcapil Padang Pariaman Pertahankan Role Model Pelayanan Publik

Ibu Jawana sendiri kesehariannya bekerja di kebun milik orang lain, dari hasil upah bekerja tersebut ia manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan untuk tempat mengadu sudah tidak ada lagi, apalagi sejak ditinggal suami, ujarnya tertunduk sedih.

Dalam hal ini Ibu Jawana juga sangat berharap kepada Pemerintah Daerah dan instansi terkait serta para dermawan agar bisa mendapatkan sedikit perhatian kepada keluarganya. Agar bisa menempati tempat yang layak untuk beristirahat bersama anak dan cucu nya.

Terkait dengan keadaan Ibu Jawana sekeluarga, akhirnya media ini mencoba konfirmasi kepada Anwar selaku Sekretaris Nagari Kinali.

Dalam hal ini Anwar mengatakan, untuk anggaran rehab rumah yang tidak layak huni tersebut memang ada, akan tetapi bukan untuk bedah rumah.

Sedangkan untuk anggaran rehab rumah tersebut dari Pemerintah bukan berupa uang, namun dalam bentuk bahan bangunan yang jumlah anggarannya Rp.17.500.000,- (Tujuh Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Untuk bahan rumah semi permanen, itu pun seharusnya dibantu juga dengan swadaya masyarakat. Bisa atau tidak dibantu melalui swadaya pasti rumah itu tak akan siap. Sedangkan bagi rumah yang akan dibantu untuk rehab nya harus ada surat kepemillikian atau minimal surat hibah untuk persyaratan nya, terang Anwar ketika ditemui di kediamannya, Minggu (2/8).

Terpisah, Zainal salah satu tokoh masyarakat Nagari Kinali yang juga selaku Penasehat Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Kabupaten Pasaman Barat, menyampaikan khususnya bagi warga masyarakat Nagari Kinali jika ada yang ingin membantu memfasilitasi rehab rumah Ibu Jawana yang kini sangat memprihatinkan tersebut, kalau bisa jangan membantu dalam berupa bentuk mie instan, gula atau sembako lainnya, alangkah baiknya jika dibantu dengan cara mengumpulkan uang untuk bisa dipergunakan untuk keperluan lainnya membeli bahan bangunan.

BACA JUGA :  Pastikan Prokes Terlaksana Maksimal di Internal Polri, Personil Si Propam Sidak Tiap Ruangan di Mapolres Madina

Zainal mengatakan, ia cukup prihatin dengan keadaan tempat tinggal Ibu Jawana yang bisa dikatakan tidak layak huni lagi, kalau untuk persoalan sekedar makan mereka tetap bisa makan, namun yang sangat memprihatinkan kondisi rumah tersebut, ujarnya.

Ia mewakili suara warga masyarakat Kampung Bancah Inai, Jorong Langgam, Nagari Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, berharap kepada Instansi terkait terutama kepada Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat dan Pemerintah Daerah setempat agar bisa menyikapi persoalan ini dengan serius. Agar bisa mencari jalan yang terbaik untuk bisa merehab rumah ibu Jawana yang sudah tidak layak huni lagi, dan pihak-pihak terkait diharapkan juga agar bisa melihat langsung kondisi lokasi rumah tersebut, ungkapnya.

Zainal menjelaskan, adapun berita yang kita buat ini bukanlah berita pencitraan atau hiburan dan bukan pula mengkritik. Kita hanya berpihak kepada masyarakat khususnya ekonomi yang lemah dan kontrol sosial, agar mendapat perhatian yang serius dari instansi terkait dan Pemerintah Daerah setempat, tutupnya. (by.roni/redaksi)

Views: 739
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Agam Indra Catri, Hadiri Penyembelihan Hewan Qurban di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung  

Next

Sambut Hari Raya Idul Adha 1441 H, Flipper’s Berikan Bantuan Hewan Qurban di Banca Laweh Padang Panjang

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,149)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,749)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,430)

TERBARU

  • Poliran Polres Payakumbuh Menyasar Pengangguran, BLK Jadi Mitra Buka Peluang Kerja
  • Pra-Sosialisasi Tol Sicincin–Bukittinggi, PJKIP Minta Aspirasi Petani Diakomodasi
  • Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh Keluar dari Zona Penonton, KNPI Dorong Industrialisasi Lokal
  • Elzadaswarman: Khatam Al-Quran Bukan Garis Akhir, Generasi Muda Harus Kuat Ilmu dan Iman
Copyright 2026 — Padang Expo