Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kota Solok/Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Solok Gelar Pertemuan Validasi Data KIA Tahun 2025 Melalui Sistem Digital MPDN
Kota Solok

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Solok Gelar Pertemuan Validasi Data KIA Tahun 2025 Melalui Sistem Digital MPDN

By admin@domi
30/10/2025

padangexpo.com | Kota Solok

Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak, Dinas Kesehatan Kota Solok menggelar Pertemuan Validasi Data Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2025 melalui sistem digital Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), Kamis (30/10/2025), bertempat di Aula Mami Hotel, Kota Solok.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan rumah sakit se-Kota Solok, bidan praktik mandiri, penanggung jawab klaster di Puskesmas, serta petugas Pustu. Tujuannya adalah memperkuat validasi dan integritas data program KIA, sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pengelolaan serta pemanfaatan sistem informasi berbasis digital.

Turut hadir membuka kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal, SKM, MKM, didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Ns. Hartini, S.Kep, M.Biomed, yang menunjukkan komitmen penuh Pemko Solok terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan ibu dan bayi.

Dalam sambutannya, Ardinal menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat dan berkesinambungan sebagai dasar perencanaan kebijakan kesehatan berbasis bukti.

“Pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya kita memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan kematian ibu dan bayi. Melalui data yang valid, kita dapat merespons setiap kasus dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sistem MPDN diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, sekaligus mempercepat tindakan terhadap kasus kematian maternal dan perinatal.

Sementara itu, Ns. Hartini, S.Kep, M.Biomed, menegaskan bahwa data yang akurat, terkini, dan terintegrasi merupakan kunci utama dalam penyusunan intervensi yang efektif untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Data bukan sekadar angka, tetapi dasar untuk menyelamatkan nyawa. Dengan informasi yang valid, kita bisa merancang kebijakan dan intervensi yang benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) merupakan aplikasi pelaporan kematian maternal dan perinatal yang telah digunakan di Indonesia selama lebih dari 15 tahun. Sistem ini memanfaatkan teknologi informatika untuk melaporkan kasus kematian secara cepat, terstruktur, dan akurat, serta dilengkapi dengan analisis statistik sederhana guna mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

BACA JUGA :  Wali Kota Solok Zul Elfian Umar Menjadi Narasumber Bimbingan Mental Pegawai Bidang Ideologi

Melalui MPDN, setiap kasus kematian maternal dapat dilaporkan sedini mungkin, termasuk pelaporan “kematian nol” bagi fasilitas kesehatan yang tidak mencatatkan kasus, sehingga seluruh wilayah tetap termonitor secara menyeluruh.

Kegiatan juga diisi dengan sesi pemaparan dari narasumber ahli dr. Dody Faisal, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan RSUD Arosuka Solok dan dr. Fatmah Sindi, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RS M. Natsir Solok

Dalam paparannya, dr. Fatmah Sindi menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi MPDN dalam evaluasi mekanisme rujukan ibu dan bayi. Ia menilai, rujukan yang tepat dan sesuai kelas rumah sakit berperan besar dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

“Pemanfaatan MPDN bukan hanya soal pelaporan, tetapi juga menjadi alat untuk evaluasi kualitas layanan dan sistem rujukan antar fasilitas kesehatan,” jelas dr. Sindi. (yosep)

Views: 307
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Wabup Kukuhkan TP Posyandu, Lima Puluh Kota Perkuat Layanan Masyarakat Enam Bidang

Next

Wujudkan Peran Aktif Generasi Muda, BPJS Kota Solok Gelar Event Pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,177)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,760)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,448)

TERBARU

  • Polisi Bongkar Rantai Pasokan Sabu di Payakumbuh, Pemasok FD Diciduk di Padang Tangah
  • Polri Masuk Sekolah, Wakapolres Payakumbuh Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying
  • Sempat Dilaporkan ke Polisi, Polemik Dana Masjid Rp20 Juta di Lima Puluh Kota Berakhir Damai
  • Polres Payakumbuh Sisir Titik Rawan, Kapolres Tegaskan Geng Motor Tak Diberi Ruang
Copyright 2026 — Padang Expo