Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Transformasi Senyap Payakumbuh, dari Pelayanan Publik ke Smart Governance
Payakumbuh

Transformasi Senyap Payakumbuh, dari Pelayanan Publik ke Smart Governance

By admin@domi
24/10/2025

padangexpo.com // Bogor

Pemko Payakumbuh kembali mencatat namanya di tingkat nasional. Kota yang dikenal dengan sebutan City of Randang itu berhasil masuk lima besar terbaik Penghargaan Bhumandala Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).

Kepastian itu tertuang dalam surat resmi BIG Nomor B-8.4/KJIG-BIG/IIG.02.02/10/2025 tertanggal 8 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Payakumbuh dinyatakan lolos ke Penilaian Tahap II, bersama empat kota lainnya, yakni Tangerang, Metro, Magelang, dan Manado.

Tahap penilaian lanjutan dilaksanakan di Gedung I lantai 1 PTIG/BLJP BIG, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025), dengan menghadirkan lima daerah terbaik nasional yang dianggap berhasil menghadirkan inovasi dalam pemanfaatan data geospasial di lingkungan pemerintah daerah.

Di ajang ini, Pemko Payakumbuh diwakili oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Sago.

Keduanya dinilai berhasil mengembangkan inovasi dalam pengelolaan data geospasial yang mendukung efisiensi layanan publik.

Inovasi yang dihadirkan mencakup digitalisasi data pelanggan dan penagihan, pencatatan meteran, pemetaan jaringan distribusi air berbasis geospasial, serta penggunaan IoT untuk sistem pemantauan otomatis.

Selain itu, juga terdapat layanan pengaduan pelanggan digital dan sistem integrasi data lintas bagian yang mempercepat proses kerja dan memperkuat akuntabilitas perusahaan daerah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan bahwa, pencapaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif dari seluruh perangkat daerah.

“Ini bentuk komitmen kita dalam mendukung program Satu Data Indonesia. Payakumbuh terus bertransformasi menjadi kota yang berbasis data dalam setiap pengambilan kebijakan,” kata Wako Zulmaeta.

Ia juga berpesan agar seluruh perangkat daerah dapat terus mengoptimalkan pemanfaatan data geospasial dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program.

“Pemanfaatan data geospasial tidak boleh berhenti di level proyek. Ini harus menjadi budaya kerja pemerintahan. Bagaimana setiap kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik didasarkan pada data yang akurat dan terintegrasi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Zulmaeta: Sinergi dan Kolaborasi Faktor Penting dalam Mencapai Visi Pembangunan

Menurut Zulmaeta, keberadaan sistem informasi berbasis spasial memungkinkan pemerintah daerah memetakan potensi serta permasalahan dengan lebih presisi, sehingga pembangunan menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penghargaan Bhumandala sendiri digelar untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan informasi geospasial dalam mendukung pembangunan daerah yang terarah dan terintegrasi.

Keikutsertaan Payakumbuh dalam lima besar nasional menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan berbasis data.

Capaian ini juga menjadi pijakan bagi Kota Payakumbuh menuju smart city yang memanfaatkan teknologi dan data spasial untuk mendukung pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Saat kegiatan itu, Wako Zulmaeta turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, perwakilan Bappeda, dan jajaran Perumda Tirta Sago. (Ken)

Post Views: 310
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bupati Eka : Pemkab Akan Bangun Pasar Serikat C

Next

Dasa Wisma Teratai Putih IV Raih Juara III Tingkat Provinsi

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,791)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,277)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,564)

TERBARU

  • Dukungan Terus Mengalir, Universitas Muhammad Nasir Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Galodo Solok
  • Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
  • Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Makin Terbuka
  • Sekda Rida Suntik Semangat Pesilat Payakumbuh, Bonus Emas Rp45 Juta Menanti
Copyright 2026 — Padang Expo