Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Cari
Close

Search

Home/Kab/Kota/Agam/Wabup Agam Irwan Fikri Ikuti Rakornas Wasin 2021 dengan Tema “Kawal Efektifitas Belanja, Pulihkan Ekonomi”
Agam

Wabup Agam Irwan Fikri Ikuti Rakornas Wasin 2021 dengan Tema “Kawal Efektifitas Belanja, Pulihkan Ekonomi”

By Pemred : Dody S
28/05/2021

| padangexpo.com

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, Ikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah (Rakornas Wasin) tahun 2021, secara virtual, di Aula Kantor Bupati Agam, Kamis 27 Mei 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, didampingi Asisten II Setda Agam, Yosefriawan, Asisten III Setda Agam, Junaidi, Kepala Inspektorat Agam, Dafrines, Kepala Bakeuda Agam, Hendri G, Kepala Distan Agam, Arif Restu dan lainnya.

Rakornas Wasin ini dibuka langsung secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh seluruh Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia dengan mengangkat tema “Kawal Efektifitas Belanja, Pulihkan Ekonomi”.

Dalam sambutannya, Presiden RI, Joko Widodo menegaskan beberapa hal terkait dengan penguatan peran Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“APIP dalam hal ini adalah, Inspektorat, BPK dan BPKP, yang memiliki peran dan fungsi untuk mencapai tujuan pembangunan,” ujarnya.

Jokowi juga menegaskan, selain hal tersebut yang ditunggu oleh rakyat adalah hasil dan manfaat dari setiap uang yang dibelanjakan. Tidak ada yang disalahgunakan, apalagi dikorupsi.

“Saya tegaskan tidak ada toleransi terhadap korupsi dan penyalahgunaan uang negara,” tegasnya.

Dikatakan, tahun 2021, merupakan tahun percepatan pemulihan ekonomi nasional. Pemulihan ini harus digenjot karena pertumbuhan ekonomi di kwartal I masih minus 0.74 persen.

“BPK, BPKP orkestrasinya harus betul dan dikelola dengan baik. Ada Rp.700 triliun anggaran pemulihan ekonomi yang harus direalisasikan, berlandaskan azas akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden RI, Joko Widodo menjelaskan beberapa point strategis yang harus dijalankan oleh APIP, diantaranya yaitu, percepatan belanja pemerintah terus dikawal dan ditingkatkan.

“Saat ini serapan atau realisasi anggaran baru 15 persen APBN, 7 persen APBD dan Pemulihan Ekonomi Nasional 24.6 persen,” jelas Jokowi.

BACA JUGA :  Bupati Andri Warman Resmi Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Agam Periode 2022-2027

Menurutnya, kecepatan pengadaan belanja barang dan jasa juga baru mencapai realisasi 10.98 persen, di tingkat kementerian/lembaga dan pemda masih di bawah 5 persen.

“BPKP dan APIP harus mencari penyebab lambatnya realisasi belanja ini. Mencari solusi dan mengawal agar pemda bisa cepat realisasikan belanjanya,” tegasnya.

Presiden menjelaskan, kualitas perencanaan masih harus terus ditingkatkan.

“Masih terdapat program yang tidak jelas sasarannya, sehingga kesenjangan antara pusat dan daerah masih terjadi. Hal ini menyebabkan tidak optimalnya program yang dilaksanakan. Oleh sebab itu, kepada BPKP, kawal dari hulu perencanaan ini,” ujarnya.

Sedangkan terkait akurasi data, masih menjadi persoalan. Misalnya data bansos masih harus diperbaiki.

”BPKP harus kawal akurasi data ini. Manfaatkan laboratorium data di pusat dan daerah,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo juga meminta untuk menindaklanjuti rekomendasi pengawasan APIP.

“Keberadaan APIP untuk membantu tercapainya tujuan pembangunan, bukan untuk menakut-nakuti atau mencari kesalahan. Lakukan pembinaan, saling kerjasama, saling koreksi, dalam mengawal bangsa kita, agar segera bangkit dari pandemi,” ujarnya. (d79)

Post Views: 480
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Sebanyak 286 PNS di Lingkup Pemkab Agam Akan Terima SK Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2021

Next

Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian, Resmikan Program Pelayan Publik Tanah Datar di Ujung Jari

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Copyright 2026 — Padang Expo
Go to mobile version