Wartawan Senior Ikut Bertarung, Bursa Ketua KONI Payakumbuh Makin Panas

Wartawan Senior Ikut Bertarung, Bursa Ketua KONI Payakumbuh Makin Panas

padangexpo.com // Payakumbuh

Kontestasi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh periode 2026–2030 mulai memanas. Nama baru dari kalangan jurnalis, Jeffry Ricardo Magno atau akrab disapa “Bule”, resmi masuk gelanggang dengan mengambil formulir pendaftaran, Rabu (16/4/2026).

Tak datang sendiri, Wakil Sekretaris KONI periode 2022–2026 itu didampingi sejumlah wartawan dari Balai Wartawan (BW) Luak Limapuluh. Kehadirannya menambah warna sekaligus meningkatkan tensi persaingan menuju Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Bule menjadi bakal calon ketiga yang mengambil formulir, menyusul dua nama sebelumnya, yakni Fitrayanto dan Ainul Farhan J. Dengan komposisi ini, pertarungan dipastikan tidak akan berjalan datar.

“Iya, hari ini kita ambil formulir sebagai bentuk respons atas dorongan dari kawan-kawan cabang olahraga (cabor) yang memberi sinyal dukungan,” ujar Bule usai pengambilan formulir di Kantor KONI Payakumbuh, kawasan GOR Kubu Gadang.

Langkah Bule bukan tanpa alasan. Ia menyebut, selain ingin menjaga tren positif prestasi olahraga Payakumbuh, dirinya juga menargetkan pembenahan di sektor yang selama ini kerap luput dari perhatian: fasilitas dan sarana pendukung atlet.

“Prestasi atlet kita sudah sangat baik, bahkan menembus level nasional hingga internasional. Ke depan, kita ingin itu semakin meningkat, didukung dengan fasilitas dan perlengkapan yang lebih memadai agar pembinaan berjalan maksimal,” tegasnya.

Meski mengaku mendapat dukungan dari sejumlah cabor, Bule masih menahan diri untuk membuka peta kekuatan yang mengalir kepadanya. Ia memilih fokus pada proses dan komunikasi yang sedang dibangun.

“Nanti akan kita sampaikan. Yang jelas, terima kasih atas dukungan yang diberikan. Kita berharap semua berjalan lancar,” ujarnya.

Dukungan moral juga datang dari kalangan jurnalis. Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Aspon Dede, secara terbuka menyatakan harapannya agar Bule mampu memenangkan kontestasi tersebut.

BACA JUGA :  Ombudsman RI Bersama Bappenas Lakukan Uji Petik Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kota Payakumbuh

Sementara itu, dinamika pemilihan diprediksi akan berlangsung sengit. Sejumlah pengamat internal menyebutkan, kombinasi kandidat dari unsur legislatif dan non-legislatif membuka peluang persaingan yang lebih terbuka.

“Pemilihan KONI tahun ini akan sengit,” ujar Dodi Sastra singkat.

Dengan pendaftaran yang masih dibuka hingga 20 April 2026, peta persaingan masih berpotensi berubah. Namun satu hal mulai terlihat jelas: kursi Ketua KONI Payakumbuh bukan lagi sekadar jabatan organisasi, melainkan arena adu gagasan dan pengaruh untuk menentukan arah masa depan olahraga daerah(Ken)