Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Pemko Payakumbuh Gelar Seminar Cara Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Gelar Seminar Cara Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak

By Admin Padang Expo
18/03/2022

| padangexpo.com (Payakumbuh)

Pemerintah Kota Payakumbuh bekerjasama dengan Maktab Center menggelar Seminar dengan Judul “Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak” yang dilaksanakan di Aula Ngalau Indah Kantor Balai Kota Payakumbuh, Jum’at (18/3).

Seminar ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Payakumbuh yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Amriul Datuak Karayiang serta didampingi oleh Kabag Kesra Irwan Suwandi dan Narasumber Psikolog Klinis Halfizh.

Dalam sambutannya, Asisten III Amriul Datuak Karayiang mengatakan orang tua adalah contoh bagi anaknya. Kalau orang tua sering memegang gadget di depan anak, pasti akan ditiru oleh anak.

“Sebagai orang tua harus jadi role model. Kalau anak tidak diperbolehkan main gadget, ya jangan di depan anak kita main gadget. Anak jadi melihat kebiasaan orang tuanya main gadget, jadi anak juga akan ikut,” jelas Amriul.

Selain itu, baiknya orang tua juga membuat peraturan yang ditaati bersama. Misalnya, pada ruang tertentu dilarang untuk bermain gadget.

“Misalnya di ruang makan, di ruang tidur, dan saat berkumpul keluarga harus tidak ada gadget. Di luar itu mungkin boleh ada. Apalagi disaat pandemi CoVID-19, anak-anak kita belajar secara Daring. Tetapi cukup diberikan saat belajar saja, jangan sampai tidak diawasi. Makin lama, pelan-pelan menguranginya, tidak bisa langsung secara instan untuk melarang anak yang sudah terlanjur kecanduan gadget,” katanya.

Menurut Amriul, gadget dibutuhkan untuk mencari pengetahuan. Sedangkan untuk melatih kemampuan motorik, lebih baik menggunakan permainan.

“Kalau gadget itu lebih ke pengetahuan, kalau motorik itu tidak masuk. Semua tergantung umur,” Pungkasnya.

Psikolog Klinis Halfizh mengatakan
Orang tua harus menjadi teman baik untuk anak. Karena anak butuh didengarkan, butuh diawasi dan butuh dimengerti. Membangun kedekatan dengan anak adalah gerbang awal menuntun anak kepada keberhasilan. Jadilah seseorang yang nyaman bagi anak-anak kita.

BACA JUGA :  Baznas Payakumbuh Salurkan Bantuan Barkah Mart

Faktanya saat ini adalah tali kasih anak dengan orang tua mulai lapuk karena orang tua tidak memiliki kedekatan dengan anak.

“Pada saat ini lebih dari 50% orang tua tidak dekat dengan anaknya, apalagi diusia memasuki masa puberitasnya,”ujar Halfizh.

Diterangkan Halfizh, Hal ini akan menjadi berbahaya ketika anak lebih dekat dengan orang lain di luar sana bahkan lebih mempercayai mencari informasi di gadget, dimana informasi di gadget dapat diakses tanpa adanya penyaringan. Terlebih lagi ketika Intensitas pertemuan orang tua dengan anak tidak lagi berkualitas.

“Saat ini faktanya adalah pertemuan 24 jam para ibu-ibu yang tidak bekerja dengan anaknya tidak berkualitas. Karena ibu-ibu saat ini memiliki tingkat stres yang tinggi dengan segala macam konflik kehidupan yang ada. Ibu dan anak sibuk dengan kegiatan dan urusan masing-masing. Ini yang dimaksud dengan pertemuan yang tidak berkualitas. Pertemuan 24 jam tetapi tidak melakukan kegiatan bersama,” Terang Halfizh.

Disisi lain, Ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya. Bukan sekolah. Sekolah hanya meneruskan pembelajaran. Karena anak lebih banyak di rumah dengan orang tua dari pada dengan sekolah.

“Saya berharap bapak dan ibuk memahami kalau pembelajaran utama adalah bersama orang tua, bukan dengan sekolah,” Ujarnya

Pada akhirnya, anak-anak yang ingin berbicara dan curhat dengan orang tuanya beralih ke gadget. Karena dengan curhat di gadget, semua yang dilampiaskan ditanggapi oleh orang luar yang mana memilki pendapat yang berbeda-beda. Contohnya seperti curhat di Facebook dan Instagram. Disitulah mangkanya anak-anak gampang terpengaruh dengan gadget. Bahkan sampai ke konten pornografi.

Ditambahkan Halfizh, saat ini banyak orang tua melarang anak bermain gadget, tetapi orang tua sendri sibuk bermain gadget. Orang tua hari ini tidak mau repot, jika ada pertanyaan dari anak langsung diarahkan untuk mencari informasi di Google dan Youtube.

BACA JUGA :  Pj Wako Payakumbuh Rida Ananda Jadi Irup Dalam Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

“Google dan youtube menjadi orang tua ke 3 bagi anak-anak. Karena orang tua tidak mau pusing dengan pertanyaan anaknya. Jadi anak tidak bisa di push dan disalahkan atas kejadian ini,” Ucapnya.

Terjadinya perubahan sebuah perilaku bermula dari kebiasaan. Cobalah para orang tua tegas mengatakan tidak ketika anak meminta gadget. Duduk bersama anak, diskusikan alasan positif dan negatifnya tentang bermain gadget.

“Harus ada introspeksi diri dari para orang tua merubah kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik selama ini dan kembalilah menjalin kedekatan dengan anak. Insyallah segala upaya yang kita lakukan untuk kebaikan anak-anak akan berujung baik untuk perkembangan dan masa depan anak,” Pungkasnya. (NK)

Views: 549
Author

Admin Padang Expo

Follow Me
Other Articles
Previous

Saat Pelantikan Pengurus Baru Koni Payakumbuh Batasi Kehadiran Wartawan

Next

Dittipideksus Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Penipuan Investasi Robot Trading Viral Blast Global

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,143)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,744)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,424)

TERBARU

  • Polres Payakumbuh Sita 16,83 Gram Sabu, Target Operasi Dibekuk di Bengkel
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai, Polres Payakumbuh Tekankan Keselamatan dan Penegakan Hukum Humanis
  • DPRD Padang Panjang Kawal APBD 2027 Rp495,47 Miliar, Perkuat PAD dan Dorong Belanja Berpihak kepada Rakyat
  • Berangkat dengan Biaya Sendiri, Gienno Soundana Borong 4 Medali di Malaysia, Zulmaeta Sentil Pendampingan Atlet
Copyright 2026 — Padang Expo