Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Hadiri Sosialiasi Germas Dalam Penurunan Stunting, Ermon Revlin : Mari Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat
Tanah Datar

Hadiri Sosialiasi Germas Dalam Penurunan Stunting, Ermon Revlin : Mari Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat

By Pemred : Dody S
01/11/2022

padangexpo.com (Tanah Datar)

Gerakan hidup sehat merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan untuk hidup sehat dalam upaya meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat khusunya Tanah Datar.

Dengan adanya germas diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang prilaku hidup sehat dengan cara meningkatkan aktivitas fisik secara teratur dan terukur, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, sayur dan buah setiap hari, tidak merokok dan alkohol.

Serta melakukan deteksi penyakit dini dengan secara berkala serta menjaga kebersihan lingkungan.

Hal itu disampaikan Bupati Tanah Datar  yang diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM dr. Ermon Revlin saat menghadiri Sosialiasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam penurunan stunting dan COVID-19 di Pesantren Nurul Ikhlas Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Senin, (31/10).

Ermon Revlin, mengatakan saat ini kita mengalami perubahan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM).

Pada tahun 1990 penyakit infeksi seperti Ispa, diare, menjadi penyebab kematian dan kesakitan. Namun sejak 2010 bergeser menjadi penyakit tidak menular seperti struk, jantung, kanker, dan diabetes menjadi penyebab terbesar kematian dalam catatan.

Dan saat ini masalah stunting menjadi prioritas kita bersama, tingginya angka kesakitan dan kematian akibat PTM menyebabkan tingginya kebutuhan biaya masyarakat akan pelayanan kesehatan, terutama biaya rujukan di rumah sakit.

“Oleh karena itu gerakan hidup sehat merupakn upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan untuk hidup sehat,” katanya.

Ermon Revlin juga mengucapkan terimakasih telah menunjuk Kabupaten Tanah Datar sebagai lokasi sosialiasi germas.

Pemkab Tanah Datar sudah melakukan program seperti rembuk stunting dan audit stunting sudah dua kali, dan juga sudah melakukan aksi bergizi di 23 puskesmas tiap Kecamatan.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan Khusus ke Mesjid Ikhlas, Bupati Tanah Datar Paparkan Progul

“Untuk itu mari kita bersama orang tua, kepala sekolah, dan majlis guru, mengingatkan dan memantau remaja putri kita untuk mengkonsumsi tablet tambah darah,” katanya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joynaldi mengingatkan para pelajar di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas untuk membiasakan hidup sehat dari dini, menjaga kebersihan diri dimulai dari kedisiplinan diri masing-masing.

“Belajar sungguh-sungguh, fokus dan gantungkan cita-cita setinggi langit,” pesan Wagub.

“Nanti pemberian obat tambah darah bagi remaja putri bertujuan untuk menurunkan stunting, Alhamdulillah Tanah Datar masih dibawah rata-rata provinsi,” sambungnya.

Sebelumnya Ketua Panitia pelaksana yang juga Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Beniara Asmus  menyampaikan, germas ini juga telah dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur di 7 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.

Pesantren diharapkan sebagai wadah yang mampu menciptakan manusia yang sehat dan mencegah berbagai penyakit di masyarakat.

Aksi Germas di Pondok Pesantren tersebut bukan hanya untuk santri, tapi juga untuk guru, petugas masak, dan petugas keamanan, dan lingkungan sekitar.(Dwi)

Post Views: 556
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Bahas Integrasi RTRW Dalam Keputusan Menteri LSD, Bupati Eka Audiensi Bersama Menteri ART/BPN

Next

Tiba di Tanah Datar, Wagub Sumbar Bersama Pihak Terkait Hadiri Gebyar Penandaan Ternak dan Vaksinasi PMK

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,285)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,565)
  • REDAKSI (5,058)

TERBARU

  • Mewakili Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Iringi Perjuangan Muhammad Ariq Saputra Rebut Medali Emas Nomor Tunggal Putra Cabor Pickleball
  • Dukung Tim Futsal Payakumbuh, Wako Zulmaeta Apresiasi Kontingen yang Sukses Raih Kemenangan Kedua Tundukkan Sawahlunto 2-1
  • Turut Belasungkawa, Wako Zulmaeta Sampaikan Duka Mendalam Sekaligus Apresiasi Kepada Ayahanda Wabup 50 Kota Ahlul Badrito Resha
  • Persembahkan Medali Emas, Tiga Petarung MMA Payakumbuh Sukses Taklukkan Lawan Melalui TKO di Venue Pantai Mapadegat Mentawai
Copyright 2026 — Padang Expo