Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Artikel/Opini/Penyalagunaan Napza Pada Remaja
Artikel/Opini

Penyalagunaan Napza Pada Remaja

By Pemred : Dody S
20/06/2020

Narkoba bukan lagi sesuatu yang asing untuk didengar atau kita ketahui. Banyak orang yang sudah mengetahui bahaya dari pemakaian narkoba dan obat-obat terlarang, namun pada kenyataannya masih banyak pula yang tidak peduli dengan bahaya yang dapat mengancam kelangsungan hidup manusia.

Tahukah kalian apa itu NAPZA??

NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) merupakan zat kimia yang apabila masuk kedalam tubuh manusia baik dengan cara dihisap, dihirup, diminum atau disuntikkan akan berpengaruh pada pikiran, emosi, dan tindakan serta dapat menimbulkan ketergantungan (Lumbantobing, 2007).

Permasalahan tentang narkoba di Indonesia itu sendiri masih merupakan sesuatu yang penting dan kompleks. Berdasarkan survei dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan 2,3 juta pelajar atau mahasiswa di Indonesia pernah mengonsumsi narkotika. Angka itu setara dengan 3,2 persen dari populasi kelompok tersebut. Parahnya lagi, pengguna narkoba umumnya adalah para remaja (Ali, Mohammad & Asrori, 2010).

Penyalahgunaan narkoba termasuk dalam salah satu bentuk kenakalan remaja yang digunakan tidak sesuai dengan fungsinya atau secara berlebihan. Seseorang yang menyalah gunakan zat-zat terlarang pasti memiliki alasan tersendiri. Namun faktor penyebab yang umum khususnya remaja yaitu ada faktor internal seperti keingintahuan yang besar untuk untuk mencoba-coba dikarenakan rasa penasaran, keinginan untuk bersenang-senang atau just for fun, keinginan untuk mengikuti trend, keinginan untuk diterima oleh lingkungan. Selain itu, ada pula faktor eksternal yang berasal dari salah dalam memilih teman, kurangnya perhatian dari orang tua  dan pendidikan agama yang kurang serta lingkungan yang kurang baik (Sunit, 2009).

Sementara itu, penyalahgunaan napza akan memberikan efek yang tidak baik yang berujung pada ketergantungan. Jika ketergantungan terjadi, maka hasrat akan menggunakannya lagi tidak bisa tertahankan yang berakibat menimbulkan gangguan psikologis dan menyerang fungsi otak yang dapat mengakibatkan daya ingat menjadi menurun, sulit dalam berkonsentrasi, menimbulkan perasaan khayal, dan kemampuan belajar juga dapat merosot, serta akan rentan melakukan tindak kriminal seperti terlibat dalam perkelahian dan pencurian (BNN RI, 2012a).

BACA JUGA :  Wujudkan Kemandirian Pangan Melalui Sektor Perikanan

Menurut Budianto 1989 penyalahgunaan pada narkoba dapat menimbulkan efek seperti :

  1. Depresan, yaitu menekan sistemsyaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai akan merasakan rasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan taksadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
  2. Stimulan, yaitu dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
  3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.

Janganlah pernah mencoba-coba untuk mengkonsumsi narkoba. Kita sebagai penerus bangsa harus dapat memberikan suri tauladan yang baik demi bangsa yang sejahtera terbebas dari ancaman narkoba.

Penulis :
Rori Dwi Agusti 1604028
Fitria Ayuningsih 1704115

Mahasiswi STIFI Perintis Padang

Views: 789
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Nagari Koto Panjang Salurkan BLT-DD untuk 148 KK

Next

Bahaya Narkoba Pada Kesehatan Manusia

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,143)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,744)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,423)

TERBARU

  • Polres Payakumbuh Sita 16,83 Gram Sabu, Target Operasi Dibekuk di Bengkel
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai, Polres Payakumbuh Tekankan Keselamatan dan Penegakan Hukum Humanis
  • DPRD Padang Panjang Kawal APBD 2027 Rp495,47 Miliar, Perkuat PAD dan Dorong Belanja Berpihak kepada Rakyat
  • Berangkat dengan Biaya Sendiri, Gienno Soundana Borong 4 Medali di Malaysia, Zulmaeta Sentil Pendampingan Atlet
Copyright 2026 — Padang Expo