Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Gelar FKP-RKPD 2026, Sekda Medison : Prioritaskan Sektor Unggulan yang Berdampak Nyata
Kab. Solok

Gelar FKP-RKPD 2026, Sekda Medison : Prioritaskan Sektor Unggulan yang Berdampak Nyata

By Pemred : Dody S
12/02/2025

padangexpo.com | Arosuka

Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bukik Cambai Bapelitbang Kabupaten Solok pada Rabu (12/2) ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, Asisten III Editiawarman, Kepala BPS Mukhlis, para Kepala OPD, Camat, Kacabdin Pendidikan Wilayah III Riko Fernanda, serta perwakilan forum anak dan UMKM.

Dalam sambutannya, Sekda Medison menekankan pentingnya perencanaan RKPD 2026 yang lebih rinci dan terstruktur agar selaras dengan kebijakan nasional serta kondisi keuangan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat akan berdampak pada pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 77 miliar.

“Pemotongan anggaran ini akan mempengaruhi beberapa sektor seperti perjalanan dinas, konsumsi rapat, BBM, lembur, dan alat tulis kantor. Namun, layanan publik tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan terkena pemangkasan,” ujar Medison.

RKPD 2026 akan difokuskan pada peningkatan pendidikan, kesehatan, serta sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM.

Pemerintah daerah juga menerapkan pendekatan Money Follow Program, di mana anggaran hanya akan dialokasikan untuk program prioritas yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan perencanaan yang matang dan sinergi dari seluruh pihak, kita optimis pembangunan di Kabupaten Solok dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Desmalia Ramadanur memaparkan bahwa RKPD 2026 akan mengacu pada percepatan transformasi daerah melalui penguatan fondasi pembangunan.

Meski begitu, ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Solok, salah satunya angka kemiskinan yang mencapai 7,31%, melebihi target 6,81%.

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,91%, melampaui target 4,32%, sementara pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,36%, yang masih lebih rendah dibandingkan beberapa daerah lain di Sumatera Barat.

BACA JUGA :  Hadiri Gebyar Khitan Massal, Ketua TP PKK Kabupaten Solok : Semoga Memberikan Manfaat dan Ladang Amal Bagi Seluruh Pihak yang Berpartisipasi

“Kedepan, kita akan memperkuat sektor unggulan seperti pertanian berbasis teknologi, pengembangan ekowisata, serta penguatan UMKM agar bisa memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” jelas Desmalia.

Pada RKPD 2026, Pemkab Solok menetapkan tema pembangunan “Memperkuat Fondasi Transformasi dengan Mengembangkan Sektor Unggulan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Sejumlah strategi utama yang akan diterapkan mencakup transformasi digital dalam pemerintahan dan layanan publik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Kemudian pemberdayaan ekonomi lokal melalui hilirisasi pertanian dan pengembangan UMKM, optimalisasi penggunaan anggaran dengan pengurangan kegiatan seremonial, serta fokus pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Melalui penyesuaian anggaran serta kebijakan strategis yang lebih terarah, Pemkab Solok optimis RKPD 2026 akan menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Forum Konsultasi Publik ini ditutup dengan pembahasan mendalam terkait rancangan program prioritas yang akan dimasukkan dalam RKPD 2026, dengan arahan langsung dari Kepala Bapelitbang, Desmalia Ramadanur. (YS)

Views: 460
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemkab Solok Selatan Dukung Universal Coverage Jamsostek, Siapkan Regulasi dan Anggaran untuk Pekerja Rentan

Next

Percepat Pembangunan Kesehatan, Pemko Payakumbuh Bakal Luncurkan PKG

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,144)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,744)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,424)

TERBARU

  • Polres Payakumbuh Sita 16,83 Gram Sabu, Target Operasi Dibekuk di Bengkel
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai, Polres Payakumbuh Tekankan Keselamatan dan Penegakan Hukum Humanis
  • DPRD Padang Panjang Kawal APBD 2027 Rp495,47 Miliar, Perkuat PAD dan Dorong Belanja Berpihak kepada Rakyat
  • Berangkat dengan Biaya Sendiri, Gienno Soundana Borong 4 Medali di Malaysia, Zulmaeta Sentil Pendampingan Atlet
Copyright 2026 — Padang Expo