Dasawisma Siam 7 Jadi Wajah Kebangkitan PKK Lima Puluh Kota di Tingkat Sumbar

Dasawisma Siam 7 Jadi Wajah Kebangkitan PKK Lima Puluh Kota di Tingkat Sumbar

padangexpo.com //  Lima Puluh Kota

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya menjadikan gerakan PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kekuatan nyata dalam membangun ketahanan keluarga dari tingkat paling dasar: rumah tangga. Penegasan itu mengemuka dalam Penilaian Lapangan Daerah Nominasi Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 di Jorong Pincuran Botuang, Nagari VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kamis (7/5/2026).

Membacakan sambutan Bupati Lima Puluh Kota, Sekretaris Daerah Herman Azmar menyebut Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan agenda pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.

Menurut Herman Azmar, keberadaan kelompok Dasawisma menjadi elemen vital dalam membangun ketahanan sosial masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan penguatan kesejahteraan keluarga berbasis komunitas.

“Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mendukung penuh pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari tingkat rumah tangga. Terpilihnya Dasawisma Siam 7 dalam penilaian tingkat provinsi ini menjadi energi baru bagi seluruh kader PKK dan kelompok Dasawisma lainnya untuk terus bergerak maju,” tegas Herman.

Ia berharap penilaian tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi administratif, tetapi juga menghadirkan kesan positif bagi citra Kabupaten Lima Puluh Kota di tingkat Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Staf Ahli TP-PKK Ny. Melinda Ahlul Badrito menekankan bahwa Dasawisma merupakan ujung tombak gerakan PKK yang selama ini bekerja langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Dasawisma memiliki peran strategis membangun masyarakat yang sehat, sejahtera dan berdaya. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang menunjukkan semangat kebersamaan, inovasi, dan kerja nyata kader di lapangan,” ujarnya.

Melinda juga mengakui capaian yang diraih tidak lepas dari pembinaan TP-PKK Provinsi Sumatera Barat serta kerja kolektif pengurus PKK Kabupaten Lima Puluh Kota.

BACA JUGA :  Berhasil Turunkan Gini Ratio, Pemkab Limapuluh Kota Diapresiasi Gubernur

“Kami berharap kehadiran tim penilai dapat memberikan masukan, bimbingan dan motivasi agar program PKK di daerah ini semakin kuat dan berdampak,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi menegaskan bahwa penilaian lapangan menjadi tahapan penting dalam memverifikasi data nominasi yang sebelumnya telah dipaparkan oleh Duta Dasawisma di tingkat provinsi.

Menurutnya, Dasawisma terbaik bukan hanya dinilai dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari dampak nyata yang mampu dirasakan masyarakat.

“Dasawisma yang terpilih nantinya diharapkan tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sumatera Barat,” ungkap Harneli.

Penilaian lapangan berlangsung dinamis ketika tim provinsi mengunjungi titik utama Dasawisma Siam 7. Perhatian tim penilai tertuju pada kebun sehat yang dikelola warga, lengkap dengan berbagai tanaman produktif yang menjadi simbol penguatan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa gerakan Dasawisma di Lima Puluh Kota tidak berhenti pada administrasi lomba, tetapi telah menjelma menjadi gerakan sosial yang membangun kemandirian keluarga dari bawah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala DPMD/N Rahmat Hidayat, Ketua DWP Ny. Elwalina Herman Azmar, jajaran perangkat daerah, pengurus TP-PKK, camat, Forkopimca, serta Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Lima Puluh Kota(Ken)