Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Limapuluh Kota/Festival Literasi Jangan Berhenti di Seremoni, Bupati Lima Puluh Kota Dorong Gerakan hingga Nagari
Limapuluh Kota

Festival Literasi Jangan Berhenti di Seremoni, Bupati Lima Puluh Kota Dorong Gerakan hingga Nagari

By admin@domi
20/10/2026

padangexpo.com // Lima Puluh Kota

Festival literasi tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial yang ramai saat acara, lalu hilang tanpa meninggalkan perubahan. Penguatan budaya literasi harus menjelma menjadi gerakan nyata di seluruh nagari untuk membangun masyarakat yang cerdas, kritis, kreatif, dan berdaya saing.

Pesan tegas itu disampaikan Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alfian, pada Festival Literasi Kabupaten Lima Puluh Kota 2026 di kawasan Kantor Bupati, Sarilamak, Selasa (20/10/2026).

Mengusung tema “Dari Perpustakaan untuk Masyarakat, Menguatkan Literasi, Membangun Nagari”, festival ini menjadi momentum untuk memperluas pemahaman bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Literasi mencakup kemampuan memahami dan menyaring informasi, mengolah pengetahuan, menghasilkan karya, mengambil keputusan yang baik, serta menciptakan perubahan,” demikian disampaikan Alfian saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital menuntut masyarakat, terutama generasi muda, memiliki kecakapan dalam memilah informasi. Kemampuan membedakan fakta dan informasi yang keliru menjadi kebutuhan mendasar agar teknologi tidak justru menjerumuskan masyarakat ke dalam kesalahpahaman.

Karena itu, penguatan literasi harus melampaui aktivitas membaca buku. Masyarakat perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, memahami informasi secara bijak, dan memanfaatkan pengetahuan untuk menghasilkan sesuatu yang positif.

Di sisi lain, kemajuan literasi juga harus berjalan beriringan dengan pelestarian adat dan budaya lokal. Lima Puluh Kota memiliki kekayaan sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Minangkabau yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

Budaya membaca dan penguasaan ilmu pengetahuan, kata Alfian, tidak boleh membuat masyarakat tercerabut dari akar budayanya. Sebaliknya, literasi harus menjadi sarana untuk mengenali, memahami, mendokumentasikan, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Lantik Pejabat Funsional dan PPPK, Ini Jumlahnya

Pemerintah Tak Bisa Berjalan Sendiri

Bupati menekankan, membangun budaya literasi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, sekolah, keluarga, pemerintah nagari, guru, pustakawan, komunitas literasi, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Perpustakaan pun dituntut berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku. Institusi ini harus menjadi pusat pertumbuhan pengetahuan, kreativitas, inovasi, serta pelestarian budaya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tantangannya adalah memastikan kegiatan literasi tidak berhenti pada pelaksanaan festival dan perlombaan. Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut harus berlanjut dalam kebiasaan membaca, ruang belajar yang mudah diakses, kegiatan kreatif, dan tumbuhnya komunitas literasi hingga ke nagari.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota, Afri Efendi, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival diikuti berbagai unsur, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, khususnya dari Kabupaten Lima Puluh Kota dan daerah sekitarnya.

Festival tersebut menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk memperkuat kecintaan terhadap literasi sekaligus mendorong perpustakaan semakin dekat dengan kebutuhan publik.

Pada penghujung acara, dilakukan penyerahan bantuan Dana Alokasi Khusus Nonfisik (DAK NF) Tahun 2027 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Perpustakaan Nasional RI, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Edi Wiyono, unsur Forkopimda, jajaran Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, para kepala dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, kepala OPD, narasumber, serta tamu undangan.

Festival Literasi Lima Puluh Kota 2026 diharapkan menjadi titik penggerak bagi tumbuhnya budaya literasi yang berkelanjutan. Sebab, keberhasilan literasi bukan semata diukur dari meriahnya kegiatan atau banyaknya peserta, melainkan dari perubahan kebiasaan masyarakat dalam membaca, berpikir, berkarya, dan memanfaatkan pengetahuan untuk kemajuan nagari.(Ken)

Views: 14
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan ATENSI, Pemko Dorong Kemandirian PPKS

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,098)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,723)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,398)

TERBARU

  • Festival Literasi Jangan Berhenti di Seremoni, Bupati Lima Puluh Kota Dorong Gerakan hingga Nagari
  • 49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan ATENSI, Pemko Dorong Kemandirian PPKS
  • Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Payakumbuh Sambangi Guru SMA N 1: Dengar Aspirasi, Bangun Generasi Taat Hukum
  • 17,59 Gram Sabu Disita di Sicincin, Polres Payakumbuh Bekuk Pria 32 Tahun
Copyright 2026 — Padang Expo