Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Cari
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Banjir–Longsor Makin Parah, Pemkab Umumkan Tanggap Darurat
Tanah Datar

Banjir–Longsor Makin Parah, Pemkab Umumkan Tanggap Darurat

By admin@domi
26/11/2025

padangexpo.com // Tanah Datar

Intensitas curah hujan tinggi dan angin kencang di wilayah Kabupaten Tanah Datar berakibat tanah longsor, aliran sungai meluap, banjir dan pohon tumbang menimpa rumah warga di beberapa wilayah seperti di Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh dan Kecamatan X Koto.

Kondisi terparah dialami Kecamatan Batipuh Selatan dan Kecamatan X Koto, jembatan putus yang menyebabkan masyarakat terisolir, lahan pertanian rusak, ada rumah warga yang hanyut dibawa derasnya arus sungai, fasilitas ibadah rusak dan berbagai fasilitas lainnya yang terdampak.

Menyikapi hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar menetapkan masa tanggap darurat yang dimulai dari tanggal 27 November hingga 14 hari ke depan yang ditetapkan Pemerintah Daerah ketika rapat bersama Forkopimda, Rabu malam (26/11) di gedung Indo Jolito Batusangkar.

“Dari kondisi wilayah yang terdampak dan kajian bersama Forkopimda tentu kita perlu menetapkan tanggap darurat bencana tingkat kabupaten untuk 14 hari ke depan, hal ini agar kita bisa fokus menanggulangi bencana yang terjadi,” ucap Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Bencana yang terjadi dan curah hujan masih tinggi hingga berita ini diturunkan di Tanah Datar telah membuat ratusan warga mengungsi. Pemerintah bersama TNI Polri juga telah mendirikan tenda pengungsi dan dapur umum dibeberapa daerah terdampak.

“Ada di jorong Baiang, nagari Guguak Malalo dan di Nagari Tambangan Kecamatan X Koto Itu terisolasi saat ini. Untuk kendaraan tidak bisa menempuh lokasi. Ada rumah yang saat ini telah berada di tengah – tengah sungai, sungai yang dulunya 3-4 meter, kini menjadi 80 meter,” sampainya.

Berdasarkan data dari kecamatan Batipuh Selatan, jumlah pengungsi terus bertambah hingga rabu malam. Hal ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat.

BACA JUGA :  Kunjungi Masjid Tertua di Koto Padang Lua, Ini Harapan Bupati Tanah Datar

Camat Batipuh Selatan Muhammad As’ad mengatakan sampai saat ini pengungsi telah mencapai 500 orang lebih dan tadi bertambah beberapa KK lagi.

Turut hadir saat rapat yang dimoderatori Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi tersebut Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala OPD, Dandim 0307 Tanah Datar, Kajari Tanah Datar, Ketua PN Batusangkar, Wakapolres Tanah Datar, Wakapolres Padang Panjang dan beberapa pejabat daerah lainnya. (Dwi)

Post Views: 260
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Usung Semangat Memperkuat Layanan Promotif Bagi Kelompok Rentan, PKBI Sumbar dan AQUA Solok Gelar Rangkaian Kegiatan Peringati HKN ke 61

Next

Warga Terputus Akses, Pemkab Hadir Menguatkan di Tengah Bencana

Copyright 2026 — Padang Expo
Go to mobile version