Kapolres Payakumbuh Sambangi Warga, Perkuat Kepercayaan dan Serap Aspirasi Kamtibmas
padangexpo.com // Payakumbuh
Membangun kepercayaan publik tak cukup dengan penegakan hukum. Kehadiran, komunikasi, dan kesediaan mendengar langsung keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan. Prinsip inilah yang ditunjukkan Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., saat menyambangi warga Kelurahan Koto Panjang Dalam, Rabu (21/10/2026).
Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Payakumbuh, Kapolres hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara polisi dan warga untuk membicarakan persoalan keamanan di lingkungan setempat, menyampaikan masukan, serta memperkuat kerja sama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Bagi Polri, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar agenda seremonial. Komunikasi langsung menjadi sarana membangun kepercayaan sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian aparat kepolisian.
Dalam suasana penuh keakraban, AKBP Irwan Andeta mengajak masyarakat menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan tidak bersikap apatis terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Kami membutuhkan dukungan, kepedulian, dan peran aktif masyarakat. Karena itu, kami ingin terus hadir, mendengar langsung aspirasi warga, serta membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, masyarakat juga memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Informasi sekecil apa pun mengenai potensi gangguan keamanan perlu disampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.
Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila dibangun melalui komunikasi terbuka dan kolaborasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Payakumbuh berupaya memperkuat pendekatan humanis dan persuasif dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Polisi tidak hanya hadir ketika pelanggaran hukum terjadi, tetapi juga membangun komunikasi sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan.
Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada kehadiran aparat, tetapi juga tumbuh dari kepercayaan masyarakat dan kepedulian bersama menjaga lingkungan.(Ken)