Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Headline News/KPK Panggil Bupati Solsel, Sebagai Tersangka Suap Proyek Masjid dan Jembatan
Headline News

KPK Panggil Bupati Solsel, Sebagai Tersangka Suap Proyek Masjid dan Jembatan

By Pemred : Dody S
15/01/2020

Jakarta, Padang Expo – Tim Penyidik KPK memeriksa Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Rabu (14/1/2020). Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Muzni akan diperiksa terkait statusnya sebagai tersangka kasus pengadaan proyek masjid dan jembatan di Kabupaten Solok Selatan.

Fikri mengatakan, “Muzni akan diperiksa sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Solok Selatan,” dalam keterangannya.

Selain Muzni, KPK juga memanggil tersangka penyuap lainnya dalam kasus ini, seorang pengusaha bernama Muhammad Yamin Kahar (MYK).

Pada waktu sebelumnya, Muzni juga telah beberapa kali diperiksai KPK Sebagai Tersangka. Namun hingga saat ini Muzni belum ditahan. Dalam hal ini Muzni diduga terima uang dan barang sebesar Rp 460 Juta dari pemilik Group Dempo Muhammad Yamin Kahar (MYK).

Penyidik memang belum melakukan penahanan terhadap Muzni sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 7 Mei 2019 lalu. Namun demikian, dia sudah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan per November 2019.

Adapun pemberian itu terkait paket pekerjaan proyek Jembatan Ambayan. KPK menduga sejumlah bawahan Muzni yang berada di Pemerintahan Kabupaten Solok juga terima uang dari Yamin sebesar Rp315 Juta, serta pemberian uang kepada sejumlah Pejabat tersebut terkait dengan adanya paket pekerjaan Pembangunan Masjid Agung Solok Selatan.

Maka dari itu, Muzni dalam perbuatannya disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan, Muhammad Yamin Kahar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(Koresponden : bl)

Views: 713
BACA JUGA :  Lindungi Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, OJK Terbitkan POJK Nomor 38/2025
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Pelantikan Kepala UPT dan Kepala TU Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok

Next

Ketua MPC PP Sawahlunto Serahkan SK Kepengurusan Pada 4 PAC

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,186)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,763)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,453)

TERBARU

  • SAPAKU Tembus Tiga Besar Nasional, Zulmaeta: Kami Siap Dibedah, Bukan Sekadar Tampilkan Prestasi!
  • Dijemput dari Pekanbaru untuk Diedarkan di Payakumbuh, Dua Pria Diciduk dengan 2,2 Kg Ganja dan Sabu
  • Tekan Pengangguran, Polres Payakumbuh Gandeng BLK: POLIRAN Jadi Jembatan Warga Menuju Dunia Kerja
  • Kapolres Payakumbuh Turun ke Warung Warga, Bangun Komunikasi Tanpa Sekat Demi Jaga Kamtibmas
Copyright 2026 — Padang Expo