Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Meriahkan HUT ke 113 Kabupaten Solok, Dekranasda Kolaborasi Bersama Pengrajin Tenun Lokal Untuk Hadirkan Cinderamata Pada Rapat Paripurna
Kab. Solok

Meriahkan HUT ke 113 Kabupaten Solok, Dekranasda Kolaborasi Bersama Pengrajin Tenun Lokal Untuk Hadirkan Cinderamata Pada Rapat Paripurna

By admin@domi
09/04/2026

Padangexpo.com | Kabupaten Solok

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Solok berkolaborasi dengan para pengrajin tenun lokal untuk menghadirkan beragam kreasi motif khas daerah sebagai produk cenderamata, termasuk untuk kebutuhan rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok.

Momentum peringatan Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok dimanfaatkan sebagai ajang promosi sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui kolaborasi strategis antara Dekranasda dan pelaku usaha tenun, berbagai produk unggulan ditampilkan dengan desain yang lebih inovatif dan bernilai jual tinggi.

Beragam merek dan produk tenun khas Solok turut meramaikan kegiatan ini, mulai dari syal tenun, banun songket, hingga motif talang serumpun yang sarat makna budaya. Produk-produk tersebut tidak hanya menjadi simbol identitas daerah, tetapi juga diproyeksikan sebagai cenderamata khas yang mampu menarik minat wisatawan serta tamu undangan resmi.

Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, melalui Sekretaris, Catra Desiana, S.P., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 ini, kami mendorong para pengrajin untuk terus berinovasi dalam menciptakan motif tenun yang tidak hanya mempertahankan nilai tradisional, tetapi juga mampu mengikuti tren pasar,” ujarnya, di ruang kerjanya dinas KUKMPP Kab. Solok, Rabu (9/04/26).

Ia juga menegaskan bahwa produk tenun yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan secara umum, tetapi juga dipersiapkan secara khusus sebagai cenderamata dalam kegiatan resmi pemerintah daerah, termasuk pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok dalam rangka peringatan hari jadi.

“Cenderamata yang disiapkan ini menjadi representasi identitas daerah. Kami ingin setiap tamu yang hadir dalam rapat paripurna DPRD dapat membawa pulang produk khas Solok yang memiliki nilai budaya dan ekonomi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ada Asbak Terbang Mewarnai Sidang Paripurna Dalam Pembahasan RPJMD di DPRD Kabupaten Solok

Lebih lanjut, ia menyebutkan Dekranasda akan terus memperkuat pembinaan terhadap para pengrajin, baik dari sisi peningkatan kualitas produk, inovasi desain, hingga perluasan akses pasar agar tenun Kabupaten Solok semakin dikenal luas.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha tenun, Mira, mengaku bangga dapat terlibat dalam kolaborasi tersebut. Ia menilai dukungan dari Dekranasda memberikan semangat baru bagi para pengrajin untuk terus berkarya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan dari Dekranasda. Produk tenun kami jadi lebih dikenal, apalagi bisa dipakai sebagai cenderamata di acara resmi seperti rapat paripurna DPRD. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pengrajin lokal,” ungkap Mira.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi stimulus bagi pertumbuhan industri kreatif serta peningkatan kesejahteraan para pengrajin lokal di Kabupaten Solok.

Dengan sinergi antara Dekranasda dan pelaku usaha tenun, Kabupaten Solok optimistis mampu menjadikan produk tenun sebagai ikon cenderamata unggulan yang berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat citra daerah di berbagai kegiatan resmi, termasuk rapat parlipurna DPRD. (yosep)

Post Views: 226
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

BPBD Payakumbuh Dorong Mitigasi Inklusif, Siswa SLB Dilatih Evakuasi Hadapi Bencana

Next

Digerebek Dini Hari, Dua Pria Asyik Nyabu di Warung Diciduk Polisi

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,791)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,276)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,563)

TERBARU

  • Dukungan Terus Mengalir, Universitas Muhammad Nasir Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Galodo Solok
  • Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
  • Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Makin Terbuka
  • Sekda Rida Suntik Semangat Pesilat Payakumbuh, Bonus Emas Rp45 Juta Menanti
Copyright 2026 — Padang Expo