Pemkab Sijunjung Gelar Pelatihan Ceta Bacorak Printing Bagi 25 Orang Perajin IKM

Pemkab Sijunjung Gelar Pelatihan Ceta Bacorak Printing Bagi 25 Orang Perajin IKM

I padangexpo.com (Sijunjung)

Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinop-UKM) Kabupaten Sijunjung menyelenggarakan pelatihan Ceta Bacorak printing di Wisma Keluarga Muaro selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 18 s/d 20 November 2021.

Kesempatan itu, Kepala Bidang Perindustrian, Dewi Mayza Lenny menyebutkan pelatihan itu diadakan dalam rangka percepatan pemenuhan kebutuhan pakaian batik /ceta bacorak anak sekolah di Kabupaten Sijunjung.

“Dinas Pendidikan dan kebudayaan akan menerapkan pakaian batik untuk siswa/siswi sekolah itu yang produk sijunjung. Jadi, kita punya banyak pengrajin-pengrajin IKM yang akan mengembangkan ceta bacorak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong para IKM untuk memberikan pemahaman yang lebih baik guna meningkatkan hasil dan kualitas produk. Sehingga batik/ceta bacorak dapat menarik minat pembeli.

“Kita memberikan pelatihan terhadap IKM yang bergerak dibidang sablon, desain dan ceta bacorak sebanyak 25 orang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dagperinkop UKM, Yulizar mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini merupakan penghargaan bagi para IKM ceta bacorak di Sijunjung, bersyukurlah kita dapat mengikuti pelatihan ini, karena mencari ilmu itu tidak ada hentinya,” ungkapnya.

Dikatakannya, batik itu merupakan komoditas yang unik. Batik itu warisan budaya yang tidak boleh punah. Selain itu juga sebagai komoditas harus mengikuti perkembangan.

“Jika perajin batik tidak mengikuti perkembangan, maka karya yang dihasilkan juga tidak akan laku di pasaran,” kata Yulizar.

Menurut dia, pengembangan batik perlu dilakukan dengan masuk ke fashion dan pewarnaan. ” Pelatihan kita hari ini juga diberikan pelatihan pewarnaan dengan bahan alami,” terangnya.

Yulizar berharap kepada semua peserta agar fokus mengikuti kegiatan itu. “Sehingga, setelah mengikuti pelatihan bisa dikembangkan kembali pada setiap nagari atas ilmu yang didapatkan disini,” pungkasnya.(gga/hms)

BACA JUGA :  Bupati Benny Dwifa Resmi Buka Acara Duta Pelopor Dasawisma Berprestasi