TMMD ke-129 Resmi Ditutup, 2,7 Km Jalan Dibangun untuk Buka Akses Warga
padangexpo.com // Lima Puluh Kota
Setelah berjibaku membangun infrastruktur dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat, program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Kodim 0306/50 Kota Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Kerta Wahana Sarilamak (KWS), Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Nagari.”
Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danyonif 131/BRS Letkol Inf Indra Agus dan Perwira Upacara Mayor CBA Deni Supirman.
Penutupan TMMD ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian program yang selama beberapa pekan menyatukan kekuatan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Jorong Buluh Kasok.
Di hadapan pasukan dan masyarakat, penutupan ditandai dengan penandatanganan dokumen pelaksanaan serta pemukulan gong oleh Inspektur Upacara. Perwakilan peserta TMMD juga secara simbolis menanggalkan tanda peserta sebagai penanda berakhirnya tugas Satgas TMMD/N ke-129.
Bukan Sekadar Seremoni
TMMD ke-129 meninggalkan hasil yang nyata. Jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter berhasil disiapkan, disertai pengerasan sepanjang 2.550 meter, penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pembangunan gorong-gorong, pemasangan batu, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga pembangunan Tugu TMMD.
Program tersebut diperkuat berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, bantuan bagi penderita stunting, penanaman pohon, pembersihan lingkungan hingga bazar murah.
Tak kalah penting, rangkaian penyuluhan juga diberikan kepada masyarakat dengan menggandeng berbagai instansi. Materinya mencakup kesehatan, wawasan kebangsaan, bela negara, keamanan dan ketertiban, kebencanaan, ketahanan pangan, pertanian, perikanan, keagamaan, bahaya narkoba hingga berbagai aspek pelayanan publik.
Dengan demikian, TMMD tidak hanya meninggalkan jalan dan bangunan fisik, tetapi juga pengetahuan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang diharapkan terus hidup setelah Satgas meninggalkan lokasi.
Bantuan Langsung untuk Warga
Penutupan TMMD juga diwarnai sejumlah kegiatan tambahan yang langsung menyentuh masyarakat.
Sembako diserahkan kepada warga, sementara 12 anak yatim menerima santunan. Sebanyak tujuh unit rumah layak huni juga diserahkan melalui pemberian kunci kepada penerima manfaat.
Dukungan untuk generasi muda turut diberikan melalui penyerahan alat drumband kepada SDN 08 Buluh Kasok dan peralatan olahraga kepada pemuda-pemudi Jorong Buluh Kasok. Tong sampah juga diserahkan kepada Kepala Jorong Buluh Kasok sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Pelayanan kesehatan gratis serta peninjauan langsung terhadap sejumlah sasaran fisik yang telah rampung turut melengkapi rangkaian kegiatan.
Upacara penutupan dihadiri Danrem 032/WBR Brigjen TNI Aji Mimbarno, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang, jajaran Kodam XX/TIB dan Korem 032/WBR, Kapolres Lima Puluh Kota dan Kapolres Payakumbuh, unsur kejaksaan, DPRD, kepala OPD, pemerintahan nagari, ninik mamak serta masyarakat Nagari Sarilamak.
Peserta upacara berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, Basarnas, FKPPI, IPAKAD, mahasiswa, hingga pelajar.
Seluruh rangkaian penutupan TMMD/N ke-129 Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 16.10 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
TMMD boleh ditutup, tetapi pekerjaan membangun tidak boleh berhenti. Jalan yang kini terbentang di Buluh Kasok menjadi bukti bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat menyatukan langkah, wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau pun bisa dibuka dan dibangun(Ken)