Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Eka Putra : Tanah Datar Dianugerahi Keindahan Alam Yang Luar Biasa
Tanah Datar

Eka Putra : Tanah Datar Dianugerahi Keindahan Alam Yang Luar Biasa

By Admin Padang Expo
26/05/2022

| padangexpo.com (Banyuwangi) 

Setelah mempelajari sistem pengelolaan desa wisata Kaki Langit yang berada di desa Mangunan, Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hari ini Kamis (26/5) Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Ketua DPRD Tanah Datar H. Roni Mulyadi Dt. Bungsu, Wakil anggota DPRD Tanah Datar Anton Yondra dan Saidani, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Sekda Iqbal Ramadi Payana Kadis Parpora, Asisten II Abdul Hakim, Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kadis PMDPPKB dan rombongan lainnya datangi kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Kali ini tujuan Bupati Eka Putra bersama rombongan adalah desa wisata Taman Sari yang terletak di kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Seperti halnya di desa wisata Kaki Langit, kali ini Bupati bersama rombongan juga ingin mempelajari lebih jauh bagaimana konsep pengelolaan sebuah desa wisata, seperti halnya yang telah dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi terhadap objek wisata desa Taman Sari yang terletak di kecamatan Licin hingga mampu meraih penghargaan desa wisata terbaik pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama rombongan tiba di kabupaten Banyuwangi disambut langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Kamis (26/5) di pendopo rumah dinas Bupati Banyuwangi.

Tampak hadir mendampingi Bupati Banyuwangi dalam penyambutan Asisten Pemerintahan Arif Setiawan, Kadis Kominfo Budi Santoso, Kadis Budpar M. Yanwar Bramudia, Kadinsos Henik Setiorini.

Bupati Tanah Datar Eka Putra dikesempatan itu menyampaikan bahwa kedatangannya bersama rombongan untuk menggali ilmu tentang desa wisata.

“Kabupaten Tanah Datar tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun kami dianugerahi dengan keindahan alam yang sangat luar biasa, tinggal bagaimana mana kami mengelolanya saja sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat luas baik dalam maupun luar negeri. Inilah maksudnya kunjungan kami kesini, ingin mendapatkan ilmu dari sini yang pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun ini masuk dalam tiga besar,” ungkap Eka Putra.

BACA JUGA :  Hari Pertama MTQ, Tanah Datar Turunkan 29 Kafilah

Eka Putra juga berharap dalam kunjungan kali ini tidak hanya mendapatkan ilmu tentang pengelolaan desa wisata, namun juga UMKM yang merupakan paket dalam sebuah objek wisata di satu daerah.

“Kami memiliki program satu nagari satu event yang bertujuan untuk menggerakkan masyarakat dalam satu nagari untuk menggelar sebuah event diwilayahnya, untuk itu kami juga ingin bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi supaya kami juga bisa belajar bagaimana cara untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi membangun sebuah wisata,” tambah Eka Putra.

Sementara menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Bupati Tanah Datar, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan setiap daerah itu memiliki kelebihan dan potensinya masing-masing, tinggal bagaimana caranya mengelola dan memunculkan potensi yang dimiliki.

“Itulah yang sedang kami lakukan, kami bisa dibilang baru memulainya. Bagi kami membangun sebuah desa wisata bukan hanya bagaimana pariwisatanya tumbuh, tetapi yang lebih penting bagaimana sumber daya manusianya tumbuh. Karena kalau membangun wisata, membangun prasarananya itu mudah, kalau anggarannya cukup kita pasti bisa membangun. Tapi kalau SDM nya tidak siap, maka infrastruktur yang sudah kita bangun pasti tidak akan berguna dan tidak menghasilkan sebuah manfaat,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Hj. Ipuk Fiestiandani saat ini Pemkab Banyuwangi sedang berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong transformasi sosial, dan transformasi budaya sehingga ekonomi di desa itu berkembang dengan konsep desa wisata yang berbasis sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga menerapkan konsep bahwa setiap desa merupakan desa wisata dan kreatif, karena di kabupaten Banyuwangi ini setiap desa memiliki potensi yang berbeda.

“Disini setiap desa itu potensinya beda-beda, ada yang memiliki potensi budaya, pertanian, ada juga alamnya, sehingga saat ini kami fokus untuk mengembangkan potensi yang ada di masing-masing desa. Kalau potensinya pertanian, maka kami fokus mengembangkan agar desa tersebut menjadi desa wisata berbasis pertanian, begitu juga dengan yang lainnya. Disini juga ada desa wisata yang konsepnya budaya, pendidikan dan desa wisata dengan konsep wisata alam, semua tergantung dengan potensi masing-masing. Itulah yang kami buat, sehingga potensi desanya tumbuh dan berkembang,” tutur Hj. Ipuk Fiestiandani.

BACA JUGA :  Turut Dukung Swasembada Pangan, Petani Milenial Padang Magek Diapresiasi Bupati

Ditambahkan Hj. Ipuk Fiestiandani, semua potensi yang ada di desa juga dikonsolidasikan dengan sumber daya manusianya, karena sehebat apapun Bupati atau kepala desa tanpa adanya partisipasi dan dukungan dari masyarakatnya tidak akan bisa apa-apa.

“Maka dari itu kami sangat bersyukur, karena kami mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat disini. Ini menjadi modal sosial yang sangat luar biasa bagi kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya.

Usai disambut oleh Bupati Banyuwangi di pendopo, rombongan Bupati Tanah Datar melanjutkan kunjungannya ke desa Taman Sari yang terletak di kecamatan Licin.

Tiba di lokasi, Bupati dan rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Taman Sari Rizal Syahputra bersama seluruh perangkat. (Dwi/d13/Pkp)

Post Views: 550
Author

Admin Padang Expo

Follow Me
Other Articles
Previous

Berencana Gandeng UNICEF, Bukti Keseriusan Pemkab Tanggulangi Masalah Stunting 

Next

Bupati Suhatri Bur Hadiri Halal Bi Halal KTKS Bersama PKDP

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,727)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,218)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,507)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo