Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Pastikan Kelancaran 6000Ha Sawah Jadi Prioritas, Wabup Candra Gelar Rapat Perbaikan Irigasi Banda Gadang Manca
Kab. Solok

Pastikan Kelancaran 6000Ha Sawah Jadi Prioritas, Wabup Candra Gelar Rapat Perbaikan Irigasi Banda Gadang Manca

By admin@domi
06/03/2026

Padangexpo.com | Kabupaten Solok

Pemerintah Kabupaten Solok terus berupaya memastikan kelancaran aliran irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Rapat Koordinasi Gotong Royong (Goro) Irigasi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, di Ruang Rapat Wakil Bupati Solok, Jumat (6/3).

Rapat tersebut secara khusus membahas langkah teknis penanganan dan pembersihan Kapalo Banda Manca di wilayah Koto Gaek Guguak yang menjadi sumber utama pengairan bagi sejumlah nagari di Kecamatan Gunung Talang.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Candra menegaskan pentingnya percepatan penanganan irigasi tersebut mengingat perannya yang sangat vital bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Permasalahan irigasi Banda Gadang Manca ini harus segera kita tangani secara bersama-sama. Kita akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk melihat kemungkinan penggunaan alat berat serta perbaikan pada bagian dinding atau rangka besi agar dapat segera difungsikan kembali sebelum pertengahan bulan ini,” ujar Candra.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus bekerja secara simultan dan terkoordinasi agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan utama telah siap sebelum 17 Maret 2026.

Selain itu, Wabup Candra meminta para camat dan wali nagari di wilayah terdampak untuk mengatur teknis pelaksanaan gotong royong bersama masyarakat.

“Untuk teknis pelaksanaan di lapangan, saya minta Pak Camat bersama lima wali nagari yang wilayahnya dialiri irigasi ini agar mengatur jadwal gotong royong bersama masyarakat, khususnya para petani yang memanfaatkan aliran irigasi tersebut,” tegasnya.

Adapun lima nagari yang menerima aliran irigasi Banda Gadang Manca tersebut yakni Nagari Koto Gaek Guguak, Koto Gadang Guguak, Jawi-Jawi, Talang dan Cupak.

BACA JUGA :  Ringankan Beban Masyarakat, Bupati Jon Pandu Salurkan Bantuan Pangan Untuk 2.197 KK di Cupak

Wabup Candra menjelaskan bahwa persoalan aliran air di Banda Gadang Manca kerap menjadi perhatian masyarakat karena irigasi tersebut mengairi sekitar 5.000 hingga 6.000 hektare lahan persawahan. Selain itu, air dari banda tersebut juga dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat di sekitarnya.

“Persoalan ini sangat mendesak karena menyangkut kebutuhan hidup masyarakat, baik untuk pertanian maupun kebutuhan rumah tangga. Oleh sebab itu, penanganannya harus menjadi prioritas bersama,” ungkapnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri pihak Bank Nagari, Camat Gunung Talang, serta para wali nagari dari Koto Gaek Guguak, Koto Gadang Guguak, Jawi-Jawi, Talang dan Cupak.

Dalam pemaparannya, Camat Gunung Talang menyampaikan bahwa Bank Nagari telah memberikan dukungan dana sekitar Rp130 juta untuk membantu perbaikan irigasi tersebut. Sementara itu, pihak BKSDA juga akan mempercepat penyelesaian pekerjaan fisik di bagian kepala banda.

Selain itu, kegiatan gotong royong bersama masyarakat direncanakan dilaksanakan pada dua titik lokasi. Salah satunya di kawasan bawah Perumahan Hansella dengan panjang sekitar 300 meter yang akan difokuskan pada pembersihan sedimentasi.

Pemerintah kecamatan juga akan berkoordinasi dengan pihak pengembang perumahan untuk membantu penyediaan alat berat guna mempercepat proses pembersihan tersebut.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, para wali nagari diminta segera menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui masjid dan mushalla agar turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

Kegiatan gotong royong massal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026, dengan titik kumpul di lokasi pekerjaan mulai pukul 07.00 WIB.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga terkait, serta masyarakat, diharapkan perbaikan irigasi Banda Gadang Manca dapat segera terealisasi sehingga kebutuhan air bagi ribuan hektare sawah di wilayah tersebut dapat kembali terpenuhi dengan baik. (yosep)

Views: 234
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Jaga Dapur Warga Tetap Ngebul Saat Ramadan

Next

Masuk Nominasi Nasional, Sekdakab Medison Berharap TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis Terus Berkembang dan Melahirkan Gerakan Literasi Baru

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,103)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,725)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,401)

TERBARU

  • PJKIP Peduli Kabut Asap Selimuti Padang Panjang, PJKIP Turun ke Pasar Pusat Bagikan 1.000 Masker
  • Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Elzadaswarman: Mutu Pendidikan Harus Naik!
  • Santri Tak Boleh Kalah Zaman! Elzadaswarman Serukan Penguasaan Teknologi Menuju Indonesia Emas
  • Poliran Bergerak, Kapolres Payakumbuh Gandeng Disnaker Buka Akses Kerja
Copyright 2026 — Padang Expo