Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Buka Isolir Wilayah, Bupati Jon Pandu Bersama Otto Hasibuan Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung Balai Panjang di Nagari Saniang Baka
Kab. Solok

Buka Isolir Wilayah, Bupati Jon Pandu Bersama Otto Hasibuan Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung Balai Panjang di Nagari Saniang Baka

By admin@domi
02/04/2026

Padangexpo.com | Kabupaten Solok

Kebutuhan akan akses penghubung yang aman dan memadai bagi masyarakat menjadi alasan utama pentingnya pembangunan jembatan gantung di wilayah terpencil. Menjawab kebutuhan tersebut, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sekaligus Ketua Umum DPN PERADI, Otto Hasibuan, dalam kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Gantung Balai Panjang di Nagari Saniang Baka, Kabupaten Solok, Kamis (02/04/2026).

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi solusi strategis untuk membuka keterisolasian wilayah, mengingat selama ini masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses yang berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bantuan dari PERADI sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan infrastruktur di daerah. Dalam kesempatan itu, PERADI juga menyerahkan bantuan sebesar Rp600 juta yang diserahkan langsung oleh Otto Hasibuan kepada Bupati Solok guna mendukung realisasi pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Barat, Nuruddin, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, Ketua DPC PERADI Padang beserta jajaran, Kepala Lapas Solok Jepri Ginting, anggota DPRD Kabupaten Solok Ismail Koto, Camat X Koto Singkarak bersama Forkopimcam, serta Wali Nagari Saniang Baka dan unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta BPN.

Dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi mendalam kepada PERADI dan pemerintah pusat atas dukungan nyata dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Solok.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari PERADI dan pemerintah pusat. Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi merupakan solusi nyata bagi masyarakat dalam membuka akses yang selama ini terbatas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Konsisten Mendukung Keterbukaan Informasi Publik, Bupati Solok Jon Pandu Terima Penghargaan Saat Malam Anugerah SMSI 2026

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta akses anak-anak ke sekolah dan layanan kesehatan menjadi lebih cepat dan aman,” tambahnya.

Sementara itu, Otto Hasibuan menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen PERADI dalam menjalankan peran sosial organisasi di tengah masyarakat.

“PERADI tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat. Bantuan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap daerah yang membutuhkan akses infrastruktur,” ungkapnya.

Ia juga berharap pembangunan jembatan gantung ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antar wilayah,” tambah Otto.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Balai Panjang ini, masyarakat Nagari Saniang Baka berharap proyek tersebut dapat segera rampung dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar wilayah di Kabupaten Solok. (yosep)

Post Views: 235
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Sebanyak 394 KPM Baru Terima Bantuan Sembako dan PKH Triwulan I Tahun 2026 dari Pemko Bukittinggi

Next

Wujud Solidaritas Terhadap Warga, Wako Ramadhani Ikut Goro Bangun Rumah Warga yang Terdampak Kebakaran

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,728)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,220)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,508)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo