Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Buka Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting Pada Balita, Wabup Richi : Target Prevalensi Harus Mencapai 0% Tahun 2024
Tanah Datar

Buka Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting Pada Balita, Wabup Richi : Target Prevalensi Harus Mencapai 0% Tahun 2024

By Pemred : Dody S
28/10/2022

padangexpo.com (Tanah Datar, Lima Kaum)

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat kekurangan gizi kronis sehingga pertumbuhan fisik anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Ini disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (KPPS) kabupaten Tanah Datar, saat membuka Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja Tahun 2022 yang terlaksana berkat kerjasama antara BKKBN Provinsi Sumatera Barat dengan Mitra Kerja, Jumat (28/10) di aula kantor Camat Lima Kaum.

Dikatakan Wabup Richi, bahwa pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan memasuki usia emas. Sekaitan dengan itu Wabup mengajak seluruh elemen untuk mempersiapkan generasi muda Tanah Datar yang tangguh dengan berbagai ilmu keagamaan dan0 tentunya gizi yang sehat.

“Untuk menyiapkan itu semua kita harus bisa menjadi lumbung pangan di Sumatera Barat, dan itu sudah harus mulai kita siapkan dari sekarang. Kita juga sudah memulainya dengan menjadikan Tanah Datar sebagai penghasil protein yang besar, penghasil beras, daging dan juga pangan dengan program unggulan kita yakni Asuransi Tani dan Ternak,” ujar Wabup Richi.

Saat ini tambah Wabup, Tanah Datar merupakan penghasil beras terbesar di Sumatera Barat dari itu jangan sampai ada lagi anak-anak yang tumbuh stunting, ini tentunya membutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat termasuk juga perantau.

Selain itu Wabup Richi juga berharap melalui sosialisasi ini akan mampu memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada seluruh masyarakat, terutama bisa mencarikan solusi dalam menyelesaikan kasus-kasus stunting di Tanah Datar. “Target kabupaten Tanah Datar tahun 2024 angka prevalensi menjadi 0% harus tercapai,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Epyardi Asda : Semua Itu Spontanitas dan Tidak Ada Rekayasa, Say War Politik Itu Hal Yang Biasa

Sementara anggota komisi IX DPR RI H. Suir Syam, dikesempatan yang sama menyampaikan untuk percepatan penurunan stunting yang paling utama adalah harus memaksimalkan pelayanan kesehatan.

H. Suir Syam juga menyinggung terkait angka prevalensi kabupaten Tanah Datar yang saat ini sebesar 21,5% yang menurutnya ini cukup tinggi.

“Angka prevalensi 21,5% itu artinya satu dari lima anak memiliki peluang mengalami stunting, ini memang perlu dilakukan penurunannya,” ujar Suir Syam.

Selain itu, H. Suir Syam juga membahas masalah penyakit gagal ginjal akut yang banyak diderita oleh anak akhir-akhir ini.

Dia berpesan, kalau ada anak-anak yang sakit agar tidak diberikan obat yang berbentuk sirup karena diduga mengandung etilen glikol yang berlebih yang menyebabkan penyakit gagal ginjal akut pada anak.

Sementara tokoh masyarakat setempat Novitra Kemala, menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya sosialisasi ini. Menurutnya ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna menambah wawasan terutama tentang stunting.

Tampak hadir pada acara tersebut Koordinator Litbang Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Nurbaiti Djabang, Kepala Dinas PMDPPKB Novendril, Camat Lima Kaum Irwan bersama forkopimca, Wali Nagari se kecamatan Lima Kaum dan undangan lainnya. (Dwi/pkp)

Views: 560
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Wakil Wali Kota Bukittinggi Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022

Next

Lakukan Pendampingan Terkait Teknologi Perbenihan Tanaman Buah Tropika, Bupati Eka Putra Serahkan Penghargaan Pada Litbang Pertanian Kementerian Pertanian

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,075)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,711)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,376)

TERBARU

  • Nilai Sempurna 100! Polres Payakumbuh Raih Penghargaan Kinerja Anggaran dari DJPb Sumbar
  • Polres Payakumbuh Bongkar Dugaan Peredaran Sabu di Labuah Gunuang, 9 Paket Disita
  • Malam Minggu di Payakumbuh, Polisi Turun ke Jalan: Jaga Keamanan, Sapa Warga
  • Penggerebekan di Taeh Baruah, Polisi Sita Sabu 1,13 Gram dan Uang Rp5,1 Juta
Copyright 2026 — Padang Expo