Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Bupati Sampaikan Dua Ranperda ke DPRD Agam
Pemko Bukittinggi

Bupati Sampaikan Dua Ranperda ke DPRD Agam

By Pemred : Dody S
21/07/2020

Agam, Padang Expo

DPRD Kabupaten Agam menggelar Rapat  Paripurna penyampaian nota penjelasan dua rancangan peraturan daerah yakni Ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 13 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat nagari.

Selanjut ranperda tentang pembentukan Nagari Salareh Aia Timur, Nagari Salareh Aia Barat, Nagari Salareh Aia Utara, Nagari Sungai Cubadak, Nagari Koto Gadang, Nagari Dalko, Nagari Nan Limo, Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Nagari Pauh Kamang Mudiak dan Nagari Durian Kapeh Darussalam.

Rapat yang berlangsung di Aula Utama DPRD Agam, Senin (20/7) dipimpin Ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Wakil Ketua Irfan Amran. Dihadiri oleh Bupati Agam Indra Catri, Sekda Agam Martias Wanto, Anggota DPRD, Forkopimda Agam, dan Kepala OPD.

Dalam penyampaian nota tersebut, Bupati Agam mengatakan pada Ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 13 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat nagari terdapat empat substansi perubahannya yakni persyaratan perangkat nagari tidak harus berasal dari penduduk nagari setempat, melainkan seluruh masyarakat yang memiliki KTP.

“Selain itu, terkait dengan pemberhentian perangkat nagari yang dinyatakan sebagai terpidana akan diberhentikan sebegai perangkat nagari apabila dijatuhkan sanksi pidana dalam bentuk hukuman penjara paling singkat 5 tahun berdasarakan keputusan pengadilan,” lanjut Indra Catri.

Selanjutnya, bupati menambahkan dalam hal kekosongan jabatan perangkat nagari masa tugas perangkat nagari yang kosong dilaksanakan oleh pelaksana tugas yang dirangkap oleh perangkat nagari lain yang tersedia.

“Kemudian, terkait pengangkatan kembali perangkat nagari yang habis masa jabatan yang diangkat secara periodisasi namun belum berusia 60 tahun diangkat sampai dengan usia 60 tahun. Yang menjadi poin penting dari empat substansi tersebut yakni masa kerja perangkat nagari. Permendagri Nomor 67 tahun 2017 memberikan kepastian hukum kepada perangkat nagari untuk mengabdikan dalam membangun nagari sampai usia 60 tahun,” jelasnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Bukittinggi Membuka Sidang Isbat Nikah Terpadu

Sementara itu, terkait Ranperda tentang tentang pembentukan Nagari Salareh Aia Timur, Nagari Salareh Aia Barat, Nagari Salareh Aia Utara, Nagari Sungai Cubadak, Nagari Koto Gadang, Nagari Dalko, Nagari Nan Limo, Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Nagari Pauh Kamang Mudiak dan Nagari Durian Kapeh Darussalam, bupati berharap masyarakat nagari persiapan untuk segera memiliki pemerintahan defenitif.

“Nota kesepakatan bersama antara DPRD dan Bupati merupakan salah satu kelengkapan bahan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan Kode Desa,” ungkap Bupati Agam dua periode itu.

Bupati menyebut, berdasarkan hasil evaluasi dan pengkajian oleh tim, terdapat 10 Nagari Persiapan yang berasal dari pemekaran 7 Nagari Induk yang layak ditingkatkan menjadi defenitif yakni, Nagari Salareh Aia dengan 3 Nagari Persiapan yakni, Salareh Aia Timur, Salareh Aia Barat, dan Salareh Aia Utara.

Kemudian, Nagari Kamang Mudiak dengan 2 Nagari Persiapan yakni Kamang Tangah Anam Suku, Pauh Kamang Mudiak. Nagari Tabek Panjang dengan Nagari Persiapan Sungai Cubadak, Nagari Koto Tinggi dengan Nagari Persiapan Koto Gadang.

“Selanjutnya, Nagari Tanjung Sani dengan Nagari Pemekaran Dalko, Nagari Nan Tujuah dengan Nagari Pemekaran Nan Limo, dan Nagari Tiku Utara dengan Nagari Persiapan Durian Kapeh Darussalam,” tutup Indra Catri.(Humas DPRD Agam)

Post Views: 523
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

DPRD Gelar Rapat Paripurna Hantaran Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Bukittinggi Tahun 2019 dan Transportasi Darat

Next

Pemko Padang Panjang Gelar Rapat Pembahasan Evaluasi Percepatan DAK Bersama Kepala OPD

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,776)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,259)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,555)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo