Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Limapuluh Kota/Dalam Ajang APKASI EXPO 2022, Owner Batik Pekalongan Failasuf Siap Bekerjasama Kembangkan Batik Gambir Limapuluh Kota
Limapuluh Kota

Dalam Ajang APKASI EXPO 2022, Owner Batik Pekalongan Failasuf Siap Bekerjasama Kembangkan Batik Gambir Limapuluh Kota

By Pemred : Dody S
23/07/2022

padangexpo.com (Jakarta)

Batik gambir, produk kerajinan tekstil khas Kabupaten  Limapuluh Kota dilirik oleh perancang busana, pengusaha tekstil dan pengunjung pada gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2022, di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Centre (JCC),  Jakarta. Produk batik tulis gambir yang dipajang di stand Limapuluh Kota, menggugah minat  pengunjung  karena selain desainnya di luar mainstream, juga warna yang ditimbulkan oleh  tanin yang bersumber dari getah gambir. Tak tanggung-tanggung, pengusaha batik sukses Pekalongan, Jawa Tengah, Ahmat Failasuf Owner Batik Failasuf kepincut dengan pesona Batik Gambir Limapuluh Kota.

“Saya  tertarik untuk tahu lebih dekat batik gambir, karena pas lewat ada yang bilang tentang batik  yang terbilang khas. Menurut saya, batik gambir sangat mungkin untuk dikembangkan,” tutur Ahmad Failasif kepada Tim Kominfo, di JCC, Jakarta,  Rabu (21/07/2022).

Ahmat Failasuf, yang juga  salah satu Ketua  Paguyuban Batik di Pekalongan. Pekalongan dikenal sebagai Kota Batik dengan aliran Batik Pesisir. Ahmat Failasuf, tokoh yang berjasa membangkitkan industri batik Pekalongan ini  terlihat mencermati keindahan corak dan warna yang alami dari Batik Gambir khas Kabupaten Limapuluh Kota. Sesekali, dia melemparkan pertanyaan berupa ihwal proses produksi batik gambir  kepada penjaga stand Limapuluh Kota.

Gambir, terutama ekstrak getahnya  merupakan produk ekspor unggulan asal Limapuluh Kota.  Menurut data, total nilai ekspor nasional gambir mencapai 18.000 ton dengan nilai ditaksir Rp US  $ 55 juta dollar.  Provinsi Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Limapuluh Kota berkontribusi sebanyak 50 % dari produksi nasional gambir.

Belakangan, ekstrak getah yang diolah menjadi tanin, dimanfaatkan untuk membatik dengan mengandalkan desain khas bercita rasa Minangkabau, seperti desain rumah gadang/rangkiang, ukiran, dan inspirasi dari  pesona keindahan alam.  Kebanyakan batik gambir yang didominasi batik tulis, dikembangkan oleh IKM dan industri rumah tangga (IRT). Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo pun antutias memperhatikan produksi Batik Gambir.

BACA JUGA :  Turut Berbelasungkawa, Babinsa Koramil 05 Harau Melayat Kerumah Duka

“Produksi Batik Gambir, selain untuk memberdayakan IKM, sekaligus juga terobosan penganekragaman produksi dari hanya ekstrak getah gambir, menjadi barang jadi, ini tentu meningkatkan nilai tambah produk,” tutur Bupati Safaruddin beberapa waktu lalu saat mengunjungi IRT Batik Tulis Gambir “Tigo Sarumpun”, Sarilamak, Kecamatan Harau.

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Dinas Perinidustrian dan Tenaga Kerja, kata Bupati Safaruddin, akan terus mendorong tumbuhnya industri batik gambir di Limapuluh Kota.  Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Dinas Perinidustrian dan Tenaga Kerja, kata Bupati Safaruddin, akan terus mendorong tumbuhnya industri batik gambir di Limapuluh Kota. Di depan pengrajin batik tulis, untuk meningkatkan serapan pasar batik gambir, Bupati Safaruddin mengutarakan niatnya untuk menjadikan dasar batik gambir sebagai seragam khas daerah aparatur Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. “Kita sudah siapkan kebijakan daerah untuk mendukung batik gambir sebagai daerah untuk ASN,” ujar Bupati Safaruddin.

Sementara itu, berbicara tentang prospek pengembangan batik gambir, Ahmat Failasuf mengatakan perlu kerja keras semua pihak agar batik gambir khas Limapuluh Kota dikenal oleh dunia batik nasiona.

“Proses  pengembangan batik tidak bisa dilakukan secara instan, butuh proses  panjang dengan niat yang besar serta membutuhkan ketelatenan yang tinggi,” ujar Ahmad Failasuf.

Namun dia menilai dengan karakter Batik Gambir yang unik, dirinya  mengaku tertarik untuk bekerjasama dalam hal pengembangan Batik Gambir Limapuluh Kota.

“Kalau Limapuluh Kota itu kepengen untuk mengembangkan Batik, kita siap untuk bekerjasama. Misi kami adalah bagaimana mengembangkan seluruh batik yang ada di Indonesia,” tuturnya. (ken/rel)

Views: 863
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Dorong Para Guru Penggerak di Limapuluh Kota Untuk Berinovasi, Bupati Safaruddin Audiensi Bersama Tim BGP

Next

Terapkan Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja, Pemkab Solsel Raih Peringkat Lima Dalam Ajang BKN Award 2022

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,101)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,724)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,401)

TERBARU

  • Bupati Safni Gandeng Danantara, Gambir Lima Puluh Kota Disiapkan Naik Kelas
  • Kapolres Payakumbuh Sambangi Warga, Perkuat Kepercayaan dan Serap Aspirasi Kamtibmas
  • Cabai Rp50 Ribu, Beras dan Telur Lebih Terjangkau! Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah
  • Bidik Predikat Informatif, Pemko Payakumbuh Tegaskan Transparansi Bukan Sekadar Slogan
Copyright 2026 — Padang Expo