Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Agam/Gagal Ginjal Akut Misterius, Jangan Panik Namun Tetap Waspada.
Agam

Gagal Ginjal Akut Misterius, Jangan Panik Namun Tetap Waspada.

By Pemred : Dody S
21/10/2022

padangexpo.com (Agam)

Penulis : dr. Muhammad Andila
(Dokter pada Puskesmas Lubuk Basung, Agam)

Gagal Ginjal Akut (GGA) Misterius yang saat ini lebih dikenal Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal menjadi perbincangan hangat di seluruh pelosok tanah air. Hal ini dikarenakan penyakit yang menyerang anak anak ini belum diketahui pasti penyebabnya, sehingga hal ini menimbulkan kekhawatiran yang luar biasa bagi para orang tua dan masyarakat secara umumnya.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang merupakan wadah perkumpulan seluruh dokter spesialis anak di Indonesia menyatakan bahwa GGA tersebut sebagai penyakit yang tidak diketahui penyebabnya dikarenakan kondisi GGA yang dialami anak anak selama ini begitu luas penyebabnya dan dari fakta yang ditemukan di lapangan pada penderita GGA saat ini, tidak ditemukan penyebab yang biasanya timbul pada anak anak dengan GGA sebelumnya.

Penyakit gagal ginjal akut progresif atipikal memiliki beberapa gejala yang dapat muncul dan perlu diwaspadai diantaranya demam, batuk/pilek, diare/muntah, dan di fase selanjutnya anak akan mengalami jumlah frekuensi buang air kecil (BAK) yang berkurang, badan membengkak, penurunan kesadaran, sesak nafas, hingga sampai ke tahap kematian.

Satu hal yang harus diwaspadai pada anak yang dicurigai mengalami GGA progresif atipikal adalah perhatian kita terhadap jumlah urin dan frekuensi BAK. Jika jumlah urin berkurang atau tidak ada sama sekali selama 24 jam dari biasanya, maka orang tua harus waspada dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan.

IDAI menegaskan bahwa GGA misterius ini merupakan masalah yg perlu terus didalami lebih lanjut, dan ia pun menghimbau agar masyrakat tidak panik berlebihan, dan tetap waspada, apabila anak menunjukkan gejala segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Agam Kembali Berduka, Ermanto Salah Satu Kepala OPD di Agam Tutup Usia Pasca Perawatan Akibat Kecelakaan di Madina

Menyikapi hal tersebut Kementerian Kesehatan mengeluarkan instruksi kepada seluruh apotek yang beroperasi di  Indonesia untuk sementara ini tidak menjual obat bebas dalam bentuk sirup kepada masyarakat. himbauan kepada masyarakat. Ketetapan itu tertuang dalam surat edaran No SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal. Oleh karena itu masyarakat juga dihimbau untuk menghindari pemakaian obat obatan berbentuk sirup.

Hasil penyelidikan terbaru oleh BPOM merilis beberapa nama obat yang beredar di masyarakat yang mengandung bahan cemaran Etilen Glikol. Akan tetapi, hasil uji tersebut belum dapat mendukung kesimpulan bahwa penggunaan obat sirup memiliki keterkaitan dengan kejadian GGA saat ini.

Masyarakat dihimbau jangan panik namun tetap waspada Masyarakat dihimbau jangan panik namun tetap waspada, hindari membeli obat secara bebas tanpa berkonsultasi dahulu dengan tenaga kesehatan, selalu pastikan membeli obat dari apotek ataupun toko obat yang memiliki izin, serta selalu perhatikan kemasan obat-obatan dalam kondisi baik, izin edar, dan tanggal kadaluwarsa sebelum membeli dan mengkonsumsi obat. (red)

Views: 622
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Wako Bukittinggi Erman Safar : Waspada Kasus Gagal Ginjal Akut

Next

Tingkatkan Kesejahteraan Sektor Pertanian, Pemkab Tanah Datar Bersama Kepulauan Mentawai Teken MoU, Bupati Eka : Ini Strategi Pengendalian Inflasi 4 K

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,081)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,712)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,381)

TERBARU

  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
  • Kapolres Payakumbuh Pimpin Sertijab Dua Jabatan Strategis, Ini Pejabat Barunya
  • Polres Payakumbuh Amankan Dua Pria, Tiga Butir Ekstasi Disita
  • Nilai Sempurna 100! Polres Payakumbuh Raih Penghargaan Kinerja Anggaran dari DJPb Sumbar
Copyright 2026 — Padang Expo