Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Peristiwa/Keluhkan Bau TPA Burangkeng, Warga Ciledug Minta Perhatian Pemkab Bekasi
Peristiwa

Keluhkan Bau TPA Burangkeng, Warga Ciledug Minta Perhatian Pemkab Bekasi

By admin@domi
10/10/2024

Padangexpo.com, Bekasi -Warga Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan dampak negatif dari keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng yang berlokasi di desa tetangga mereka.

Bau tidak sedap qdari TPA Burangkeng kini semakin terasa menyengat ke pemukiman warga. Situasi ini diperparah sejak pohon-pohon yang menjadi penghalang alami harus ditebang untuk pembangunan jalan tol.

“Semenjak pepohonan ditebang guna memperlancar proyek pembangunan jalan tol, bau sampah dari TPA Burangkeng langsung menyeruak sampai ke Desa Ciledug. Kondisinya semakin parah di malam hari dan jika gerimis datang bahkan sampai menimbulkan sesak di dada,” ungkap Rumiati (56), salah satu warga Desa Ciledug, Rabu (9/10)

Permasalahan tidak hanya terbatas pada polusi udara. Tia (30), warga lainnya, mengungkapkan keresahannya terkait lalu lalang truk sampah yang menuju TPA Burangkeng.

“Saat mengantar anak ke sekolah, kami harus berpapasan dengan banyak truk sampah. Bukan hanya baunya yang mengganggu, tapi tetesan air sampah dari truk-truk tersebut bahkan sampai menempel di seragam sekolah anak-anak,” keluhnya.

Dampak negatif yang dirasakan warga Desa Ciledug ini mendorong mereka untuk meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap Pemkab Bekasi dapat memberikan kompensasi kepada warga Ciledug, mengingat desa kami adalah yang paling dekat dengan TPA Burangkeng,” tambah Rumiati.

Selain kompensasi, warga juga mengharapkan adanya program penanaman pohon kembali sebagai upaya mengurangi polusi bau sampah yang kini semakin mengkhawatirkan.

“Kami berharap pemerintah bisa menanam pohon-pohon tinggi sebagai pengganti yang sudah ditebang. Setidaknya itu bisa mengurangi bau sampah yang masuk ke kampung kami,” tutup Rumiati. (Dwi)

Post Views: 653
BACA JUGA :  Agam Berduka, Dua Kepala OPD Meninggal Pasca Kecelakaan Tunggal di Madina
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

AMPHIBI Pertanyakan Pengelolaan TPA Burangkeng

Next

107 Penerima Manfaat Terima Bantuan CSR Bank Nagari Payakumbuh

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,791)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,276)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,562)

TERBARU

  • Dukungan Terus Mengalir, Universitas Muhammad Nasir Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Galodo Solok
  • Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
  • Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Makin Terbuka
  • Sekda Rida Suntik Semangat Pesilat Payakumbuh, Bonus Emas Rp45 Juta Menanti
Copyright 2026 — Padang Expo