Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Lestarikan Cagar Budaya, Disdikbud Tanah Datar Gelar Bimtek Pengetahuan Untuk Generasi Muda Bersama BPCB
Tanah Datar

Lestarikan Cagar Budaya, Disdikbud Tanah Datar Gelar Bimtek Pengetahuan Untuk Generasi Muda Bersama BPCB

By Pemred : Dody S
27/10/2022

padangexpo.ccom (Tanah Datar)

Pemerintah Daerah Tanah Datar Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kegiatan Pembinaan, kegiatan peningkatan mutu dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Permuseuman Tahun 2022.

Dibuka secara resmi oleh Kadis Dikbud Tanah Datar diwakili Kabid kebudayaan Abrar Mukhlis dengan Moderator Anggit Dwi Prayoga, kegiatan tersebut digelar selama dua hari dari Rabu hingga Kamis, tanggal 26-27 Oktober 2022 yang bertempat di Aula BPCB Pagaruyung, Rabu (26/10).

Hadir sebagai narasumber Kepala BPCB Sumbar Drs Teguh Hidayat, M.Hum, Kabid Dinas Kebudayaan,  Dosen UIN (Universitas Islam Negeri) Mahmud Yunus Batusangkar, Irwan Malin Basa dengan peserta terdiri dari Ninik Mamak, Tokoh masyarakat, Penggerak Seni budaya dan Pariwisata, tokoh pemuda, Bundo kanduang, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu mewakili Kadis Dinas Dikbud Kabid Kebudayaan Abrar Mukhlis menyampaikan dukungan atas kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pengetahuan kepada generasi muda dalam rangka turut melestarikan cagar budaya.

“Kegiatan hari ini merupakan Bimbingan teknis kegiatan pembinaan kegiatan peningkatan mutu dan kapasitas manusia permuseuman tahun 2022 adalah kegiatan non fisik yang bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada peserta dalam turut serta melestarikan cagar budaya melalui pengetahuan dan bagaimana cara perawatan benda-benda cagar budaya tersebut,” ujarnya.

Sementara itu kepala BPCB dalam kesempatan itu menyampaikan paparan pengetahuan cagar budaya dan dasar hukum tentang kriteria penetapan barang peninggalan masa lalu dan museum.

“Tanah datar memiliki banyak situs peninggalan masa lalu, sebagai pusat kebudayaan Minangkabau dan sebagai Luak Nan Tuo Tanah Datar memiliki banyak sekali cagar budaya peninggalan kerajaan Pagaruyung di Zaman Kerajaan Adityawarman. Hal itu dibuktikan dengan adanya prasasti Pagaruyung, Prasasti Saruaso, Prasasti di Lima Kaum dan di Rambatan,” sampainya.

BACA JUGA :  Memasuki Babak Akhir, Tim Penilai Lomba Gerakan PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma Tingkat Kab Tanah Datar Lakukan Verifikasi Lapangan

Untuk itu menurut Teguh Hidayat bila obyek diduga cagar budaya atau peninggalan masa lalu pertama harus didaftarkan dulu di Dinas pendidikan dan kebudayaan setelah itu nanti akan diturunkan tim dari BPCB yang bertugas langsung untuk memastikan apakah itu nantinya termasuk cagar budaya atau bukan.

“Penetapan hukum cagar budaya dilakukan oleh Menteri, Gubernur, Bupati/Wali Kota di daerah tempat cagar budaya dan untuk pelestariannya tersebut benda-benda berupa cagar budaya biasanya disimpan di Museum,”tuturnya.

Sementara itu Dosen UIN Batusangkar Irwan Malin Basa dalam paparannya menyampaikan lembaga yang memberikan pembiayaan terhadap kegiatan pelestarian cagar budaya. Adapun lembaga tersebut :

  1. Kementerian Pendidikan kebudayaan dan Ristek
  2. LPDP
  3. Dikbud Provinsi
  4. Dikbud Kabupaten/kota
  5. BPCB
  6. BNPB
  7. Funding Swasta.

“Dan yang bisa melakukan adalah, Praktisi kebudayaan, Sanggar, komunitas budaya, lembaga yang bergerak dalam bidang kebudayaan dan perorangan,” tutur Irwan Malin Basa. (Dwi)

Post Views: 773
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Rendahnya Akses Warga Terhadap Sarana Sanitasi dan Higinitas Bupati Safaruddin Tantang FKS Raih Swasti Saba 2023

Next

Genjot Penekanan Inflasi, Pemko Payakumbuh Siapkan APBD Untuk Distribusikan 35000 Bibit Cabai Pada Awal November

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,781)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,267)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,560)

TERBARU

  • Goresan Tinta di Balairung 99, Ketua PWI Kota Solok Resmi Dilantik, Drs. Raunis Roni : Mari Kita Majukan PWI Kota Solok dan Tetap Solid
  • 500 Duta Olahraga Payakumbuh Dilepas, Target Prestasi Dibawa ke Porprov Sumbar XVI
  • Payakumbuh Adu Kekuatan di APN 2026, Ketahanan Pangan Tak Lagi Sekadar Program
  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
Copyright 2026 — Padang Expo