Makan Bersama Jadi Penutup Hangat TMMD ke-129 di Buluh Kasok
padangexpo.com //Lima Puluh Kota
Pembangunan boleh tuntas, tetapi cerita kebersamaan tidak berhenti begitu saja. Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, resmi rampung, Rabu (12/8/2026).
Di balik selesainya seluruh sasaran TMMD, ada momen sederhana yang justru meninggalkan kesan mendalam. Setelah bergotong royong menyelesaikan pekerjaan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat menikmati makan siang bersama di lapangan.
Tanpa jarak dan tanpa sekat. Prajurit dan warga duduk bersila, menikmati hidangan sederhana yang disiapkan secara gotong royong. Canda, tawa dan obrolan ringan mengalir begitu saja. Suasana itu seolah menegaskan bahwa selama hampir sebulan berada di tengah masyarakat, para prajurit bukan lagi sekadar pelaksana program, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga warga Buluh Kasok.
Makan bersama itu memang sederhana. Namun di situlah wajah TMMD yang sesungguhnya terlihat—bukan hanya tentang jalan yang dibangun, rumah yang diperbaiki atau fasilitas yang dituntaskan, tetapi tentang hati yang dipertautkan antara TNI dan rakyat.
Kebersamaan tersebut tumbuh dari aktivitas sehari-hari selama pelaksanaan TMMD. Prajurit dan warga bekerja bersama di lokasi sasaran, saling membantu, beristirahat bersama hingga berbagi cerita dan makanan. Interaksi yang terus terbangun melahirkan komunikasi yang lebih dekat sekaligus memperkuat rasa saling percaya.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata mengatakan, kebersamaan dengan masyarakat merupakan salah satu kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh rangkaian TMMD.
“TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah atau fasilitas lainnya, tetapi juga membangun kedekatan hati antara TNI dan masyarakat. Momen makan bersama seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran TNI adalah sebagai saudara yang bekerja dan berjuang bersama demi kemajuan desa,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran TMMD. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Jorong Buluh Kasok membuktikan bahwa pembangunan akan jauh lebih kuat ketika dikerjakan bersama.
Selama pelaksanaan TMMD ke-129, Satgas tidak hanya mengerjakan sasaran fisik dan nonfisik, tetapi juga membangun hubungan sosial dengan masyarakat. Kedekatan itulah yang membuat suasana di lokasi TMMD terasa hidup dan penuh kekeluargaan.
Tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” pun menemukan maknanya dalam kebersamaan tersebut. Sebab, pembangunan sejatinya tidak hanya meninggalkan jalan yang lebih baik atau rumah yang lebih layak, tetapi juga meninggalkan semangat untuk terus bergotong royong setelah prajurit kembali meninggalkan desa.
Letkol Inf Adi Nofriadi Nata menegaskan, TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0306/50 Kota akan terus mendorong percepatan pembangunan wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Harapan kami, apa yang telah dibangun melalui TMMD ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Yang lebih penting, semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah tumbuh selama TMMD tetap dipelihara,” tuturnya.
TMMD boleh berakhir. Pekerjaan boleh selesai. Namun keakraban yang lahir dari gotong royong dan makan bersama di Buluh Kasok diharapkan tidak ikut berakhir. Karena bagi TNI dan rakyat, pembangunan terbaik bukan hanya yang terlihat oleh mata, tetapi juga yang tumbuh di dalam hati(Ken)