Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Menjawab Keraguan, Pemda Tanah Datar Perangi Informasi dan Berita Hoaks dengan “KOPI SAKAREK”
Tanah Datar

Menjawab Keraguan, Pemda Tanah Datar Perangi Informasi dan Berita Hoaks dengan “KOPI SAKAREK”

By Admin Padang Expo
21/07/2022

padangexpo.com (Batusangkar – Tanah Datar)

Jika mendengar kalimat “KOPI SAKAREK” tentu yang terbayang dibenak kita adalah sebuah minuman hangat dengan bau semerbak menggugah selera yang mayoritas disukai kaum Pria menemani kala bekerja ataupun dikala bersantai.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang diprakarsai Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah juga sudah memiliki “KOPI SAKAREK”. Namun berbeda dengan minuman, KOPI SAKAREK merupakan singkatan program sistem Komunikasi Pimpinan secara Dakek dan Arek

Dikatakan Kepala Bagian Prokopim Dedi Tri Widono, Kamis (21/7/2022) saat sosialisasi di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar, KOPI SAKAREK bertujuan untuk menjawab keraguan terhadap kepastian informasi yang beredar di masyarakat untuk menghindari berita bohong atau hoaks.

“Dalam momentum Setahun Kepemimpinan Pimpinan Daerah dilakukan penelitian oleh sebuah lembaga survei terhadap 800 orang dan memperoleh data bahwa 36,4% masyarakat Tanah Datar menjadikan pertemuan informal seperti warung, lapau, pasar, dan masjid sebagai sumber berita, sedangkan 29,5% bersumber dari media sosial dan sisanya bersumber dari pertemuan resmi, TV, Radio dan lainnya,” katanya.

Berawal dari itulah, ungkap Dedi, ternyata masyarakat Tanah Datar yang masih menganggap pertemuan informal sebagai rujukan informasi. Karena itu dibutuhkan sebuah tim pengumpul, mengolah dan menyebarkan informasi.

“Penyampaian informasi oleh pimpinan yakni Bupati ataupun Wakil Bupati dilakukan dalam dua mekanisme, yakni pertama, mengundang masyarakat bertemu di nagari atau kecamatan atau kedua, mendatangi masyarakat yang sedang berkumpul di lapau-lapau ataupun lokasi berkumpul lainnya,” sampainya.

Ke depan dengan KOPI SAKAREK, tambah Dedi, akan tersedia informasi yang benar sehingga meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, karena itu tentunya butuh komitmen dan dukungan tim yang telah di bentuk melalui SK Bupati.

BACA JUGA :  Eka Putra :Alek Pacu Jawi Komitmen Pemerintah Lestarikan Adat dan Budaya

“Dengan program KOPI SAKAREK terjalin hubungan yang dekat antara pemerintah daerah, terutama pimpinan dengan masyarakat. Karena terjadi komunikasi dua arah, sehingga masyarakat dapat memberikan masukan atau umpan balik kepada pemerintah,” katanya.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun berharap tim yang telah dibentuk untuk dapat mendukung dan melaksanakan program KOPI SAKAREK.

“Ayo kita dukung bersama untuk melaksanakan program ini, karena program ini disamping menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat juga untuk mendekatkan dalam menggali informasi oleh pemerintah daerah bersama masyakarat,” sampainya.

Hal sama disampaikan Bupati Eka Putra, ia mendukung pelaksanaan program KOPI SAKAREK di Tanah Datar.

“Saya mendukung program ini, karena memang Saya sangat suka untuk bertemu dan audiensi langsung dengan masyarakat. Karena disamping menyampaikan informasi sebenarnya kepada masyarakat juga menggali informasi terhadap permasalahan dan kebutuhan masyarakat agar bisa segera dicarikan solusinya,” kata Eka. (Dwi/pkp)

Post Views: 528
Author

Admin Padang Expo

Follow Me
Other Articles
Previous

Mempersiapkan Generasi Muda Hadapi Indonesia Emas 2045, Forum OSIS Payakumbuh Adakan Seminar “We Are The Future Leaders”

Next

Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Wisata, Dinas Pariwisata Kab Tanah Datar Launching Aplikasi Sipoewan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,289)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,566)
  • REDAKSI (5,066)

TERBARU

  • Jalan Luruih Sawah Bandang Rusak Parah, Pemkab Lima Puluh Kota Tutup Total Akses
  • Mewakili Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Iringi Perjuangan Muhammad Ariq Saputra Rebut Medali Emas Nomor Tunggal Putra Cabor Pickleball
  • Dukung Tim Futsal Payakumbuh, Wako Zulmaeta Apresiasi Kontingen yang Sukses Raih Kemenangan Kedua Tundukkan Sawahlunto 2-1
  • Turut Belasungkawa, Wako Zulmaeta Sampaikan Duka Mendalam Sekaligus Apresiasi Kepada Ayahanda Wabup 50 Kota Ahlul Badrito Resha
Copyright 2026 — Padang Expo