Naik Pangkat Tak Lagi Formalitas: ASN Payakumbuh Diuji Ketat, Sistem Merit Didorong Lebih Tegas
padangexpo.com // Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh mulai memperketat jalur kenaikan pangkat aparatur sipil negara (ASN). Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat digelar dengan standar berbasis kompetensi, bukan lagi sekadar formalitas administratif.
Ujian yang dilaksanakan di Kantor Unit Penyelenggara Seleksi dan Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) Padang, Selasa (7/4/2026), menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala BKN Nomor 10 Tahun 2024.
Kepala BKPSDM Payakumbuh, Dafrul Pasi, menegaskan bahwa mekanisme ini menjadi filter utama untuk memastikan ASN yang naik pangkat benar-benar layak secara kapasitas.
“Kegiatan ini bukan sekadar prosedur, tapi instrumen untuk menguji kompetensi ASN secara objektif dan terukur,” ujarnya.
Sebanyak 34 ASN ambil bagian dalam seleksi ini, terdiri dari 21 peserta Ujian Dinas Tingkat I, tujuh peserta Ujian Dinas Tingkat II, serta delapan peserta Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP). Mereka bersaing untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari Penata Muda (III/a) hingga Pembina (IV/a), atau menyesuaikan pangkat berdasarkan peningkatan kualifikasi pendidikan.
Berbeda dengan pola lama yang kerap dipersepsikan administratif, ujian kali ini menguji spektrum kompetensi yang lebih luas. Materi mencakup Tes Wawasan Kebangsaan, Pengetahuan Umum, Substansi Instansi, hingga kemampuan manajerial, teknis, literasi digital, dan bahkan bahasa Inggris.
Seleksi juga tidak berhenti pada ujian tertulis. Peserta tingkat II dan UPKP harus menghadapi tahapan wawancara, menguji kesiapan mereka secara lebih mendalam—baik dari sisi kepemimpinan maupun integritas.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Pemko Payakumbuh mulai serius menerapkan sistem merit, di mana kenaikan pangkat tidak lagi ditentukan oleh masa kerja semata, melainkan oleh kualitas dan kesiapan individu.
Namun demikian, tantangan tetap ada. Sistem yang ketat menuntut ASN untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri, sementara di sisi lain, pemerintah dituntut konsisten menjaga objektivitas dan transparansi proses.
Saat ini, hasil ujian masih dalam proses penilaian oleh BKN. Pemko Payakumbuh berharap penetapan dapat segera dilakukan agar proses kenaikan pangkat tidak tersendat.
“Kami berkomitmen mendorong sistem merit yang kuat, sehingga setiap kenaikan pangkat benar-benar mencerminkan kompetensi, integritas, dan kesiapan ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Dafrul.
Dengan skema ini, satu pesan menjadi jelas: di Payakumbuh, pangkat bukan lagi hadiah rutin—melainkan hasil dari ujian yang benar-benar menguji(Ken)
