Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Upaya Pencegahan Stunting Mesti Dilakukan Sejak Dini, Pemko Bukittinggi Gelar Rakor dan Rembuk Stunting Tahun 2024
Pemko Bukittinggi

Upaya Pencegahan Stunting Mesti Dilakukan Sejak Dini, Pemko Bukittinggi Gelar Rakor dan Rembuk Stunting Tahun 2024

By admin@domi
29/05/2024

padangexpo.com, Bukittinggi

Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Rapat Koordinasi dan Rembuk Stunting dalam rangka upaya percepatan penurunan stunting tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, Perguruan Tinggi, Kemenag, Kepala OPD, Camat, serta Lurah di Aula Balaikota Bukittinggi, Selasa (28/05-24).

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menyampaikan, upaya pencegahan stunting mesti dilakukan sejak dini, karena sangat penting dalam upaya melahirkan generasi masa depan penentu kemajuan.

“Upaya sejak dini harus dilakukan, bahkan secara nasional stunting menjadi masalah serius, harus dilakukan penanganan dan pengawasan sejak masa kehamilan, dengan tercukupi kebutuhan gizi, baik untuk ibu maupun janinnya,” ujar Marfendi.

Kepala DP3APPKB Bukittinggi, Nauli Handayani, mengatakan, percepatan penurunan stunting menjadi prioritas daerah dalam renja dan kegiatan OPD. Upaya pencegahan stunting dilakukan dengan membuat kebijakan percepatan penurunan stunting dan intervensinya.

“Dengan menetapkan kebijakan kepala daerah dan tim koordinasi lintas sektor, serta adanya capacity building untuk sumber daya aparatur terkait. Sehingga dapat melakukan intervensi secara tepat sasaran,” kata Nauli Handayani.

Pada kesempatan itu dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan untuk rembuk stunting tahun 2024. (Rls/fadhil)

Views: 723
BACA JUGA :  Agar Pariwisata Meningkat, Peranan Pokdarwis Pessel Lebih Ditingkatkan Memasuki Tahun 2021
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Minang Diaspora Berikan Bantuan Bagi 14 Mahasiswa Keluarga Korban Banjir

Next

5 Game Online Web yang Cocok untuk Penggemar Adventure

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,102)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,724)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,401)

TERBARU

  • Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Elzadaswarman: Mutu Pendidikan Harus Naik!
  • Santri Tak Boleh Kalah Zaman! Elzadaswarman Serukan Penguasaan Teknologi Menuju Indonesia Emas
  • Poliran Bergerak, Kapolres Payakumbuh Gandeng Disnaker Buka Akses Kerja
  • Bupati Safni Gandeng Danantara, Gambir Lima Puluh Kota Disiapkan Naik Kelas
Copyright 2026 — Padang Expo