Zulmaeta Sidak Kendaraan Dinas, Tegaskan ASN Tak Boleh Gunakan Aset Negara untuk Kepentingan Pribadi

Zulmaeta Sidak Kendaraan Dinas, Tegaskan ASN Tak Boleh Gunakan Aset Negara untuk Kepentingan Pribadi

padangexpo.com // Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menunjukkan keseriusannya membenahi tata kelola aset daerah dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas di lingkungan Balai Kota Payakumbuh, Senin (11/05/2026). Langkah tersebut bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sinyal tegas bahwa penggunaan fasilitas negara harus disiplin, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan pelayanan publik.

Melalui apel kendaraan dinas yang digelar di halaman Balai Kota, Zulmaeta memeriksa langsung kondisi administrasi hingga kelayakan fisik kendaraan operasional milik pemerintah daerah. Sebanyak 41 unit kendaraan roda empat dan 91 unit kendaraan roda dua milik Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Keuangan Daerah diperiksa satu per satu.

“Kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, sehingga seluruh aparatur sipil negara sebagai pengguna wajib menjaga, memeliharanya dengan baik, merawat secara bertanggung jawab, menggunakan sesuai peruntukan, serta memastikan kelengkapan administrasi maupun kondisi fisiknya tetap prima,” tegas Zulmaeta.

Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari pengecekan STNK, pajak kendaraan, kondisi mesin, kelengkapan kendaraan, hingga kelayakan operasional di lapangan. Zulmaeta ingin memastikan tidak ada aset daerah yang terbengkalai, tidak terdata, ataupun digunakan di luar kepentingan kedinasan.

Menurutnya, pengawasan kendaraan dinas merupakan bagian penting dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan aparatur dalam menjaga aset negara menjadi indikator integritas pemerintah di mata masyarakat.

“Ini bagian dari integritas dan akuntabilitas kita sebagai aparatur negara,” ujarnya.

Dalam arahannya, Zulmaeta juga mengingatkan agar seluruh ASN tidak menyalahgunakan kendaraan dinas untuk urusan pribadi. Ia meminta setiap OPD segera melakukan penertiban bila ditemukan ketidaksesuaian penggunaan aset negara.

BACA JUGA :  Pemko Payakumbuh Launching Gerakan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM Dalam Rangka Memperingati Hari Hipertensi se Dunia

“Bila ditemukan ketidaksesuaian, segera lakukan penertiban dan pembenahan sesuai ketentuan. Jangan menunggu teguran,” katanya mengingatkan.

Tak hanya soal administrasi, Zulmaeta turut menyoroti pentingnya efisiensi penggunaan bahan bakar minyak serta perawatan kendaraan secara berkala. Menurutnya, kendaraan operasional yang terawat baik akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel.

“Dengan sarana yang terawat baik, saya yakin kinerja birokrasi kita akan semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” ucapnya.

Ia juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya penghematan energi dan efisiensi penggunaan BBM di tengah ketidakpastian ekonomi global serta upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Zulmaeta turut mengapresiasi seluruh OPD yang aktif melakukan pengawasan internal terhadap aset daerah sebagai bentuk tanggung jawab aparatur negara.

“Mari kita jaga aset daerah sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai aparatur sipil negara,” tuturnya.

Pada waktu yang sama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Payakumbuh juga melaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas usai apel pagi. Kepala Pelaksana BPBD, Devitra, menyebutkan pemeriksaan dilakukan terhadap tujuh unit kendaraan roda empat dan 14 unit kendaraan roda dua yang digunakan pejabat struktural maupun fungsional di lingkungan BPBD.

Pemeriksaan mencakup STNK, pajak kendaraan, kondisi mesin, fisik kendaraan, hingga kelengkapan plat nomor guna memastikan armada penanggulangan bencana selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan.

“Sebagaimana disampaikan Wali Kota Zulmaeta, menjaga aset daerah bukan hanya soal merawat kendaraan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Jika seluruh aparatur disiplin dan bertanggung jawab, maka pelayanan publik yang cepat, tepat, dan profesional akan semakin mudah diwujudkan,” pungkas Devitra(Ken)