Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Kendalikan Populasi Tikus, Dinas Pertanian Tanah Datar Lakukan Gerdal
Tanah Datar

Kendalikan Populasi Tikus, Dinas Pertanian Tanah Datar Lakukan Gerdal

By admin@domi
25/10/2023

Padangexpo.com, Tanah Datar -Dari total 22170 hektare luas sawah di Kabupaten Tanah Datar, dinyatakan terancam hama tikus sekitar 500 hektare sawah, sedangkan yang terserang seluas 44,5 hektare.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pertanian setempat melakukan upaya Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus.

Gerdal hama tikus dilakukan bersama kelompok tani topi lawik Jorong Taratak Indah, Nagari (Desa) Sungayang, Kecamatan Sungayang dengan cara pengasapan pada Selasa, (24/10).

Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar populasi tikus di daerah itu dapat dikendalikan sehingga tanaman padi milik warga bisa terlindungi.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi populasi hama tikus di wilayah kelompok tani topi lawik Jorong Taratak Indah ini sehingga tanaman padi petani aman dari serangan hama tikus,” kata Sri Mulyani.

Sri menjelaskan, dalam pengendalian omnivora tersebut, ada beberapa metode pengendalian yang bisa dilakukan dalam pengendalian hama tikus, yakni nya pengendalian dengan cara terpadu, serentak, dan berkelanjutan.

Namun, yang dilakukanya bagaimana kelompok tani di daerah itu untuk bisa melakukan tanam secara serentak, karena dengan tanam serentak akan ada panen serentak juga.

“Dengan begitu ketersediaan padi di lapangan tidak ada terus menerus sehingga ada masa dimana tikus itu tidak mendapatkan makanan sama sekali,” lanjutnya.

Kemudian paparnya lagi, jika tidak memungkinkan melakukan tanam serentak karena air yang tidak memadai bisa juga dilakukan dengan cara mengatur pola tanam.

“Misalnya tidak menanam padi terus, sesekali diselingi juga dengan tanam palawija atau tanaman holtikultura,” ujar Sri Mulyani.

Selain upaya pengendalian yang dilakukan, Sri Mulyani juga mengimbau para petani untuk memperhatikan sanitasi sawah, dan pembersihan di sekitaran areal sawah yang memungkinkan bersarangnya tikus.

BACA JUGA :  Usai Tinjau Proyek Irigasi, Bupati Eka Putra Sampaikan Akan Bangun Secara Bertahap Pembangunan Jalan Lingkar Pagu Pagu - Pangkirai

Dia menyebut, dari catatanya, Kecamatan yang paling banyak diserang hama tikus diantaranya ada di Kecamatan Batipuh, Kecamatan X Koto, dan Kecamatan Rambatan.

Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Bidang Tanaman Pangan Roni Wijaya Amin, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Sumatera Barat, Camat Sungayang Narti beserta Forkopimca Sungayang, Wali Nagari Sungayang, tokoh masyarakat, kelompok tani topi lawik, dan lainnya. (Dwi)

Post Views: 689

Tags:

Gerdal Hama TikusSri Mulyani
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Satpol PP Bukittinggi Mulai Tertibkan Baliho Bacaleg yang Dipasang di Fasilitas Umum

Next

Kualitas Udara Memburuk, Bupati Tanah Datar Keluarkan Edaran

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,728)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,220)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,508)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo