SMSI-Kodim 0306/50 Kota Satukan Langkah
padangexpo.com // Payakumbuh
Ketika informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, sinergi antara media dan TNI tak cukup hanya sebatas seremoni. Komunikasi harus hidup, kolaborasi harus nyata, dan kepentingan masyarakat menjadi titik temunya.
Semangat itulah yang mengemuka dalam silaturahmi jajaran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak 50 (Payakumbuh–Lima Puluh Kota) bersama Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Kamis malam (27/8/2026), di De Coffee, Kota Payakumbuh.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Rombongan pengurus SMSI Luak 50 disambut langsung Dandim bersama sejumlah personel Kodim 0306/50 Kota.
Namun di balik suasana santai tersebut, ada satu pesan kuat yang mengemuka: TNI dan pers harus terus berjalan beriringan dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Ketua SMSI Luak 50 Syafri Ario mengatakan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara insan pers dan jajaran Kodim.
“Kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan pihak Kodim,” tegas Syafri.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan membuat berbagai persoalan di tengah masyarakat lebih mudah dicarikan jalan keluarnya. Terlebih, media memiliki kekuatan untuk menyampaikan informasi secara cepat dan luas, sementara TNI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas serta hadir di tengah masyarakat.
Syafri memberikan apresiasi terhadap karakter kepemimpinan Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata yang dinilainya terbuka, komunikatif, kreatif dan solutif.
“Saya menilai Pak Dandim orangnya sangat terbuka, kreatif dan peduli dengan seluruh lapisan masyarakat di Luak 50. Siapa saja diajak bersilaturahmi. Banyak program yang sukses di tangan beliau, seperti TMMD, dan ke depan tentu masih banyak lagi,” ujarnya.
Bagi Syafri, keberhasilan program seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menunjukkan bahwa ketika TNI turun langsung bersama masyarakat, dampaknya bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga tumbuhnya semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap daerah.
Karena itu, SMSI Luak 50 memastikan diri siap mengambil bagian melalui kekuatan pemberitaan.
Bukan sekadar memberitakan kegiatan, tetapi ikut mengamplifikasi program-program positif yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata menyambut baik komitmen tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang intensif dengan insan pers merupakan bagian penting dalam memastikan program-program Kodim dapat diketahui masyarakat secara luas.
“SMSI adalah organisasi perusahaan pers yang diakui Dewan Pers. Tentunya sangat penting menjadi mitra Kodim dalam menyukseskan agenda-agenda strategis ke depan,” kata Dandim.
Ia mengajak SMSI Luak 50 untuk terus membangun komunikasi dua arah, saling mendukung dan menjaga silaturahmi.
“Mari kita bersama-sama saling meningkatkan komunikasi, silaturahmi dan saling mendukung,” ujarnya.
Dandim yang merupakan putra Minang dan pernah menjalani penugasan di medan operasi Aceh serta Papua itu juga berharap insan pers dapat memberikan ruang pemberitaan yang konstruktif terhadap berbagai program yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota.
Menurutnya, publikasi bukan sekadar soal ekspos kegiatan, tetapi bagian dari upaya menyampaikan kepada masyarakat apa yang telah dan sedang dilakukan TNI di tengah masyarakat.
Sebaliknya, Dandim juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung berbagai program SMSI Luak 50.
“Semoga sinergitas dan kerja sama bersama insan pers yang tengah berjalan ini akan semakin lebih baik lagi ke depan,” katanya.
Pers membutuhkan akses dan keterbukaan. TNI membutuhkan kanal komunikasi yang kuat. Masyarakat membutuhkan informasi yang benar.
Tiga kepentingan itu bertemu dalam satu titik: kolaborasi.
Silaturahmi SMSI Luak 50 bersama Kodim 0306/50 Kota pun menjadi lebih dari sekadar pertemuan. Ia menjadi sinyal bahwa di tengah derasnya arus informasi, pers dan TNI memilih untuk tidak berjalan sendiri-sendiri.
Satu komunikasi, satu kolaborasi, untuk Luak 50 yang semakin kuat(Ken)