Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Pangan Lokal Payakumbuh Dibidik Jadi Produk Unggulan
Payakumbuh

Pangan Lokal Payakumbuh Dibidik Jadi Produk Unggulan

By admin@domi
20/08/2026

padangexpo.com //  Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong ketahanan pangan sekaligus kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal. Salah satunya diwujudkan lewat Lomba Pengolahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh itu dibuka Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman di halaman Kantor Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Kamis (20/8/2026).

Sebanyak 10 kelurahan dari Kecamatan Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Utara ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut.

Bagi Pemko Payakumbuh, lomba B2SA bukan sekadar adu kreativitas dalam mengolah makanan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi membangun pola konsumsi masyarakat yang sehat sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis potensi lokal.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan bahan pangan lokal yang selama ini dianggap sederhana memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah apabila diolah secara kreatif, dikemas menarik, dan memenuhi standar keamanan pangan.

“Bahan pangan lokal yang sederhana punya potensi besar jika diolah dengan baik, dikemas menarik, serta memenuhi standar keamanan pangan. Kita ingin pangan lokal tak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tetapi berkembang menjadi produk unggulan daerah,” ujar Elzadaswarman.

Menurutnya, pengembangan pangan lokal tidak hanya berkaitan dengan urusan konsumsi, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Karena itu, kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal perlu terus didorong agar menghasilkan produk yang sehat, aman, memiliki daya saing, sekaligus mampu membuka peluang usaha baru.

GEMPITA BERSAMA Perkuat Pangan Lokal

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda mengatakan penguatan ketahanan pangan harus diarahkan pada peningkatan nilai tambah dan daya saing produk lokal.

BACA JUGA :  Abinsya Akbar Ramadhan Siswa SMAN 2 Payakumbuh Berhasil Raih Nilai Tertinggi Dalam Program Ilmupedia Tryout UTBK 2025

Menurutnya, pangan lokal akan semakin kuat jika tidak berhenti pada produksi dan konsumsi rumah tangga, tetapi mampu berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan pasar.

Untuk mendukung arah tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menggulirkan inovasi GEMPITA BERSAMA, akronim dari Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pangan Inovatif Tangguh Menuju Konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman.

Gerakan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT), TP-PKK hingga pelaku usaha pangan lokal.

“Melalui penilaian yang transparan dan profesional, pemenang lomba ini nantinya diproyeksikan mewakili Kota Payakumbuh pada ajang serupa di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Edvidel.

Dengan demikian, lomba B2SA tidak hanya menjadi panggung kreativitas masyarakat, tetapi juga menjadi ruang seleksi untuk menemukan produk pangan lokal potensial yang dapat membawa nama Payakumbuh ke tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Eni Muis Zulmaeta, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta dewan juri.

Melalui lomba tersebut, Pemko Payakumbuh ingin memastikan pangan lokal tidak sekadar menjadi pilihan alternatif di meja makan, tetapi mampu naik kelas menjadi bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.

Dari dapur rumah tangga hingga peluang pasar, pangan lokal Payakumbuh kini didorong untuk lebih beragam, bergizi, aman, kreatif, dan bernilai ekonomi(Ken)

Post Views: 82
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Seribu Lebih Peserta Meriahkan Gerak Jalan MTsN 2 Payakumbuh

Next

Pemko Payakumbuh Tertibkan 20 Bangunan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,796)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,285)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,565)

TERBARU

  • Meskipun Dalam Kondisi Tanggap Darurat, Bupati Jon Pandu Hadiri HUT ke 81 TNI
  • Dukungan Terus Mengalir, Universitas Muhammad Nasir Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Galodo Solok
  • Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
  • Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Makin Terbuka
Copyright 2026 — Padang Expo