Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Payakumbuh Benahi Tenaga Pengajar Al Qur’an Melalui Program Dauroh Tahsin
Payakumbuh

Payakumbuh Benahi Tenaga Pengajar Al Qur’an Melalui Program Dauroh Tahsin

By Pemred : Dody S
16/02/2021

| padangexpo.com

Tidak hanya pendidikan formal saja, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh juga melakukan pembenahan untuk tenaga pengajar Alquran di Payakumbuh melalui program Dauroh Tahsin yang sudah mulai digelar sejak awal tahun 2021.

Mengingat pendidikan non formal ini masih kurang mendapatkan perhatian, sementara perannya sangat strategis di tengah masyarakat apalagi di tengah wabah pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini, karena itu Pemko Payakumbuh memberikan pembekalan disegala sektor untuk guru-guru TPQ dan MDTA se-Kota Payakumbuh.

Seperti diketahui saat ini, selama pembelajaran tidak dilakukan dengan tatap muka di sekolah, pembentukan karakter anak-anak yang dilakukan melalui pembiasaan aktivitas keagamaan, mulai terkikis dari perilaku keseharian anak-anak didik kita karena berkurangnya pengawasan langsung dari guru dan orang tua di rumah.

Salah satu Kuncinya dengan pendekatan dari segi agama yang mana disetiap masjid di Payakumbuh ini sebenarnya bisa mengembalikan itu semua melalui pendidikan agama, namun ini belum bisa mendapatkan peran yang maksimal dikarenakan banyak faktor, salah satunya minimnya perhatian masyarakat dan orang tua terhadap TPQ dan MDTA.

“Syukur selama ini masih ada yang mau mengajarkan anak-anak kita mengaji walaupun hanya dengan kemampuan terbatas, karena itulah Pemko Payakumbuh melalui Dauroh Tahsin ini akan memoles dan mempertajam bacaan dan pengetahuan guru-guru TPQ yang ada di Payakumbuh supaya nantinya yang diajarkan jauh lebih baik lagi tanpa harus mengganti tenaga pengajarnya,” kata Kabag Kesra Ulfakhri kepada media di SD IT Mutiara Hati, Senin (15/02).

Ulfakhri menyebut, dengan Dauroh Tahsin ini diharapkan bisa memperbaiki dan mempertajam dari segala sisi teknik tenaga pengajar seperti teknik membaca Alquran, Teknik pembelajaran atau metode pembelajaran serta kelembagaan dari suatu MDTA, mengingat selama ini metode pembelajarannya belum tertata dengan baik.

BACA JUGA :  Kapolres Payakumbuh Pimpin Penanaman Pohon Bersama Warga Masyarakat

“Walaupun ini hanya pendidikan non formal tapi kita ingin pendidikan yang diberikan di MDTA itu terencana seperti di sekolah formal, sehingga apa yang didapatkan oleh anak-anak kita itu bisa sesuai dengan target dan harapan,” ujarnya.

Untuk lebih suksesnya kegiatan ini Ulfakhri mengatakan menggandeng SD IT Mutiara Hati dan Metode Tes Kota Payakumbuh agar hasil yang didapat oleh tenaga pendidik di MDTA lebih berkualitas dan terarah.

Kabag Kesra mengakui sebenarnya dengan metode pelatihan ini cukup dengan empat kali pertemuan peserta sudah bisa mengaplikasikannya di MDTA tempat mereka mengajar, tapi karena semangat yang begitu luar biasa dan rata-rata peserta merasa ilmunya belum cukup, makanya pembinaan masih berlangsung sampai sekarang.

“Untuk pemateri kita mendatangkan ahlinya untuk masing-masing tahsin, seperti di tahsin Alquran diajarkan oleh Fahrul Husmi dari Widya Iswara Balai Diklat Keagamaan Kemenag RI yang juga dosen STAIDA Payakumbuh, Tahsin Pembelajaran Herlina Rasyid guru agama SMA Negeri 1 Bukittinggi yang cukup melek dengan metode berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan untuk pembelajaran Kurikulum diajarkan oleh Refmayeti mantan pengawas di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,” pungkasnya.(Bet)

Views: 530
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Sidang Pertama Gugatan Praperadilan-Pihak Polres Nagekeo Tak Hadir di PN Bajawa NTT

Next

Pemko Payakumbuh Gelar Rakor Tim Satgas Covid-19, Wawako : Tetap Lakukan Gerakan 3M

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,125)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,736)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,408)

TERBARU

  • Payakumbuh Kehilangan Iwan, Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka yang Tetap Aktif hingga Akhir Hayat
  • Imunisasi Bayi Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Gencarkan Program Kejar
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Kapolres Payakumbuh Turun Langsung Dengar Suara Warga
  • Perumda Tirta Sago Payakumbuh Gelar In-House Training Penurunan NRW, Perkuat Efisiensi dan Kinerja Perusahaan
Copyright 2026 — Padang Expo