Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Padang Panjang/Pemko Padang Panjang dan PJKIP Bangun Mitigasi Bencana Berbasis Masjid
Padang Panjang

Pemko Padang Panjang dan PJKIP Bangun Mitigasi Bencana Berbasis Masjid

By admin@domi
06/06/2026

padangexpo.com // Padang Panjang

Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang Panjang mendorong penguatan peran masjid sebagai pusat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Bulan Mitigasi Bencana Satu Abad Gempa Padang Panjang 1926 yang mengusung tema “Peran Masjid dalam Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana” di Hall Lantai III Balai Kota Padang Panjang, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, dan dihadiri Ketua DPRD Imbral, Ahli Geologi Sumatera Barat Ade Edward, Asisten I Setdako I Putu Venda, Kepala Dinas Kominfo Harry Rizka Perdana, Plh Kepala BPBD Kesbangpol Dian Eka Purnama, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno, Ketua PJKIP Rifnaldi, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Padang Panjang Ade Sehabudin, serta tokoh masyarakat dan berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa peringatan satu abad Gempa Padang Panjang 1926 harus menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Menurutnya, sebagai daerah yang berada di kawasan rawan bencana, Padang Panjang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun budaya mitigasi yang kuat, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.

“Padang Panjang memiliki kerentanan terhadap berbagai potensi bencana alam. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk masjid sebagai pusat aktivitas umat, untuk menjadi bagian dari sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana yang terintegrasi,” ujarnya.

Hendri menilai masjid memiliki posisi yang sangat strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, serta penyebaran informasi yang menjangkau langsung masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

BACA JUGA :  Lagi-lagi Rupajang Jadi Sasaran Study Tiru Satker Pemasyarakatan di Sumbar

Melalui optimalisasi fungsi tersebut, edukasi kebencanaan dapat disampaikan secara lebih luas sehingga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai risiko bencana.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai gagasan, strategi, dan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam penguatan peran masjid sebagai bagian dari sistem mitigasi bencana daerah. Dengan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, komunitas, dan masyarakat, Padang Panjang diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan kebencanaan di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Eko Susilo, menyampaikan bahwa masjid merupakan institusi sosial yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat sehingga berpotensi menjadi sarana efektif dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya mitigasi bencana.

Menurutnya, selain sebagai pusat ibadah, masjid juga dapat difungsikan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko kebencanaan.

“Masjid merupakan institusi yang dekat dengan masyarakat. Melalui penguatan fungsi masjid, kita dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya mitigasi bencana sehingga masyarakat lebih siap menghadapi berbagai potensi risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

Melalui forum diskusi ini, para peserta diharapkan dapat menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi konstruktif yang menjadi dasar penguatan program mitigasi bencana berbasis masyarakat. Selain itu, FGD ini juga menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, akademisi, media, dan masyarakat dalam mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana. (yaldi)

Post Views: 108
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Empat Tahun Buron, Eks Pj Wali Nagari Baringin Tersangka Korupsi Rp400 Juta Lebih Akhirnya Dibekuk

Next

Parade 100 Penyair Dunia Dalam Rangkaian Peringatan 100 Tahun Jam Gadang, Tutup Rangkaian IMLF Ke-4

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,728)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,220)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,508)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo