Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Pjs Wako Bukittinggi Pimpin Rakor Upaya Percepatan Penurunan Angka Prevalensi Stunting
Pemko Bukittinggi

Pjs Wako Bukittinggi Pimpin Rakor Upaya Percepatan Penurunan Angka Prevalensi Stunting

By admin@domi
17/10/2024

Padangexpo.com, Bukittinggi

Pjs Wali Kota Bukittinggi, kembali pimpin rapat koordinasi terkait upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting.

Rapat lanjutan ini, dihadiri Plt. Sekda, Asisten I, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3APPKB, Kepala Dinas Dikbud, Kasat Pol PP, Kabag Perekonomian dan Kabag Pemerintahan, di BCC, Senin (14/10-2024).

Target Prevalensi stunting yang termaktub dalam RPJMD Bukittinggi, 12,5% tahun 2023 dan 11,6% tahun 2024, 10,8% tahun 2025, dan 10% tahun 2026. Dinas terkait pun, telah melakukan audit kasus stunting (AKS) yang dilaksanakan setiap tahun.

Dinamika kasus stunting di Bukittinggi terjadi beberapa faktor penyebab, antara lain, pernikahan yang tidak memadai faktor individu seperti kurangnya kesiapan untuk hamil dan menjadi orang tua, perokok pasif; dan faktor kesadaran kesehatan masyarakat.
Faktor sosial ekonomi pun menjadi penyebabnya, seperti rumah tidak layak,
rumah kontrakan tidak layak huni, penghasilan tidak cukup, gizi keluarga tidak terpenuhi.

Pjs Wali Kota Bukittinggi, H. Hani Syopiar Rustam, mengatakan, berdasarkan data AKS 2022- 2024, ada persoalan penting yang menyebabkan stunting. Diantaranya, gizi tidak seimbang, kehamilan tidak direncanakan, MP-ASI tidak tepat
waktu, imunisasi dasar yang tidak lengkap, rumah tidak layak huni, jarang ke Faskes dan Posyandu.

“Ada beberapa wilayah yang hampir setiap tahun angka prevalensi stuntingnya cukup tinggi. Nah, program yang telah ada perlu difokuskan dan diakselerasi untuk penanganan ini.
Sebagai langkah strategisnya, kita fokuskan perhatian pada kelurahan dengan angka stunting tertinggi di Kota Bukittinggi. Kita intensifkan program kunjungan lapangan tim kesehatan untuk berikan pelayanan dari rumah ke rumah atau door to door,” kata Hani Syopiar Rustam.

Pjs Wako juga minta agar program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2024 segera dirampungkan dan tetap menjadi prioritas daerah di tahun 2025.
“Program pelayanan imunisasi dasar lengkap juga harus segera dituntaskan dengan cara pemberian imunisasi ke PAUD dan sekolah-sekolah.

BACA JUGA :  Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Naik 8,08 Persen di Kuartal III

Selain itu, pentingnya perencanaan program sanitasi layak tahun 2024 dan dilanjutkan 2025. Jika belum direncanakan dalam tahun 2024 maka dapat diintegrasikan dengan program RTLH yang telah ada.

“Program-program tersebut sebagai upaya
kongkret untuk meningkatkan derajat kesehatan warga dan menurunkan angka stunting sekaligus sebagai upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Pjs Wako.
(Rls/Fadhil)

Post Views: 663
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pjs Bunda Paud Kota Bukittinggi Silaturahmi dengan Kepala Sekolah TK se Kota Bukittinggi

Next

Rapat Evaluasi dan Konsolidasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bersama Pjs Wako Bukittinggi

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,728)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,220)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,508)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo