Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/RAPBD Payakumbuh 2027: Pendapatan Rp789 Miliar, Defisit Rp44,83 Miliar Ditutup SiLPA
Payakumbuh

RAPBD Payakumbuh 2027: Pendapatan Rp789 Miliar, Defisit Rp44,83 Miliar Ditutup SiLPA

By admin@domi
14/09/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh memproyeksikan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp789,21 miliar. Di tengah ketergantungan yang masih tinggi terhadap dana transfer, Pemko menempatkan penguatan kemandirian fiskal, transformasi sosial ekonomi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai arah utama kebijakan anggaran.

Rancangan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh dengan agenda penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2027 di Gedung DPRD Payakumbuh, Senin (14/9/2026).

Elzadaswarman menegaskan, RAPBD 2027 tidak boleh berhenti sebagai deretan angka dalam dokumen anggaran. APBD harus menjadi instrumen yang mampu menggerakkan pembangunan dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Rancangan APBD yang kita bahas pada hari ini bukanlah sekadar kumpulan angka, melainkan instrumen strategis untuk menerjemahkan prioritas pembangunan daerah di tahun 2027. Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Wakil Wali Kota yang akrab disapa Om Zet tersebut.

Secara rinci, proyeksi pendapatan Rp789,21 miliar terdiri atas Pendapatan Transfer Rp619,16 miliar dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp170,04 miliar.

Komposisi tersebut menunjukkan tantangan fiskal Payakumbuh masih cukup besar. Porsi transfer mencapai mayoritas pendapatan daerah, sehingga peningkatan PAD menjadi salah satu pekerjaan penting pemerintah daerah untuk memperkuat ruang fiskal di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Target PAD 2027 bersumber dari Pajak Daerah Rp49,02 miliar, Retribusi Daerah Rp97,52 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Rp13,77 miliar, serta Lain-lain PAD yang Sah Rp9,72 miliar.

Pemko menegaskan, peningkatan PAD tidak akan ditempuh dengan sekadar menaikkan beban masyarakat dan pelaku usaha.

“Peningkatan PAD bukan semata-mata mengejar besaran nominal penerimaan. Upaya ini harus dilakukan secara adil, transparan, dan akuntabel tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada masyarakat maupun dunia usaha,” tegas Elzadaswarman.

BACA JUGA :  Ulang Tahun Asri II, Ratusan Goweser Ambil Bagian

Untuk memperlebar basis penerimaan, sejumlah sektor potensial akan terus didorong, mulai dari UMKM, perdagangan, jasa, pariwisata hingga BUMD. Digitalisasi pembayaran dan pemutakhiran basis data wajib pajak juga menjadi strategi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan.

Belanja Tembus Rp834 Miliar

Di sisi belanja, Pemko Payakumbuh memproyeksikan Belanja Daerah sebesar Rp834,05 miliar.

Anggaran tersebut terdiri atas Belanja Operasi Rp719,46 miliar, Belanja Modal Rp112,58 miliar, dan Belanja Tidak Terduga Rp2 miliar.

Dengan pendapatan Rp789,21 miliar berbanding belanja Rp834,05 miliar, RAPBD 2027 mencatat defisit Rp44,83 miliar.

Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp44,83 miliar. Dengan skema tersebut, pembiayaan neto diproyeksikan berimbang dan tidak menyisakan SiLPA pada akhir tahun anggaran 2027.

Terpisah, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa penyusunan APBD 2027 dilakukan dengan prinsip kehati-hatian fiskal. Seluruh jajaran Pemko diminta memastikan anggaran mengikuti program prioritas dan setiap belanja menghasilkan manfaat yang sepadan.

Prinsip money follows program dan value for money menjadi pijakan utama dalam mengarahkan setiap rupiah belanja daerah.

Pesannya jelas: APBD bukan sekadar soal seberapa besar uang dibelanjakan, tetapi seberapa kuat anggaran tersebut mengubah kualitas kehidupan masyarakat.

Elzadaswarman berharap pembahasan RAPBD 2027 antara eksekutif dan legislatif berlangsung terbuka, konstruktif, serta tetap berpijak pada kepentingan masyarakat.

“Keberhasilan APBD bukan hanya diukur dari berapa besar anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar perubahan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat kita,” pungkasnya. ( Ken)

Post Views: 93
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Tukar Pandangan Berbagai Hal, Bupati Jon Pandu Diskusi Bersama Mentri AHY dan Kepala Bakom Dalam Kegiatan Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Next

Kawal Dana Revitalisasi Pendidikan, Payakumbuh Perketat Tata Kelola dan Cegah Korupsi

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,794)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,284)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,565)

TERBARU

  • Meskipun Dalam Kondisi Tanggap Darurat, Bupati Jon Pandu Hadiri HUT ke 81 TNI
  • Dukungan Terus Mengalir, Universitas Muhammad Nasir Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Galodo Solok
  • Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
  • Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Makin Terbuka
Copyright 2026 — Padang Expo