Sukses Pengawasan Pangan, Wali Kota Hendri Arnis Terima Penghargaan Kota Pangan Aman dari BPOM RI

Sukses Pengawasan Pangan, Wali Kota Hendri Arnis Terima Penghargaan Kota Pangan Aman dari BPOM RI

Padang Panjang, Padangexpo.com – Pengakuan prestisius kembali diraih Padang Panjang, menegaskan posisinya sebagai daerah yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga standar keamanan pangan. Kota berjuluk Serambi Mekkah ini resmi menerima predikat Kota Pangan Aman Level 4 (Baik) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, menjadikannya satu-satunya kota di Sumatera Barat yang meraih penghargaan tersebut.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Plt Kepala BBPOM Padang, Elyunaida, kepada Wali Kota Hendri Arnis yang didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra pada Senin (11/5/2026) di Balai Kota Padang Panjang. Penyerahan berlangsung khidmat dan menjadi momen penting bagi pemerintah daerah.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pengawasan pangan yang dilakukan pemerintah daerah sudah berada pada jalur yang tepat. Tidak hanya memenuhi standar nasional, Padang Panjang dinilai mampu menghadirkan sistem pembinaan dan pengawasan yang berjalan efektif.

Wali Kota Hendri Arnis mengucapkan terima kasih kepada BPOM sembari menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha pangan, hingga masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan pangan adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

Sebagai kota kuliner yang dikenal luas di Sumatera Barat, Padang Panjang memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap produk pangan yang dikonsumsi masyarakat dan wisatawan berada dalam kondisi aman, sehat, dan memenuhi standar mutu.

Hendri Arnis juga menegaskan bahwa Pemko akan terus memperkuat kerja sama dengan BPOM dalam memastikan standarisasi keamanan pangan semakin baik dan merata. Ia percaya, kualitas pangan yang terjaga akan turut memperkuat citra daerah sebagai tujuan wisata kuliner yang layak dikunjungi.

Sementara itu, Elyunaida memuji komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan pangan yang aman bagi masyarakat. Menurutnya, predikat Kota Pangan Aman Level 4 bukan capaian sederhana karena membutuhkan kerja berlapis, evaluasi rutin, dan pembenahan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Hari ini Tim Safari Ramadan Kota kunjungi Delapan Masjid

Ia menambahkan bahwa di Sumatera Barat hanya dua daerah yang sukses mencapai Level 4 kategori Baik, yakni Kota Padang Panjang dan Kabupaten Sijunjung. Namun, untuk kategori kota, hanya Padang Panjang yang berhasil mencatatkan prestasi tersebut.

Elyunaida mendorong agar Padang Panjang tidak berhenti pada level Baik, melainkan terus mengejar kategori unggul hingga ke Level 6. Ia meyakini potensi itu sangat mungkin dicapai jika kolaborasi dan pengawasan terus diperkuat.

Adapun penilaian Kota Pangan Aman mencakup aspek pengawasan pangan olahan, pelaksanaan PIRT, pengawasan pangan segar asal tumbuhan dan hewan, serta efektivitas sistem pengawasan keamanan pangan di daerah. Seluruh indikator ini dianggap telah dipenuhi Padang Panjang dengan baik.

Seiring dengan capaian tersebut, pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha makanan untuk menerapkan standar higienitas pada seluruh proses produksi, sehingga produk pangan yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi.

Pemerintah Kota juga aktif memberikan edukasi dan pembinaan kepada UMKM pangan sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Pembinaan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Padang Panjang meraih penghargaan.

Selain itu, sinergi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, perangkat daerah teknis, dan lembaga terkait turut memperkuat sistem monitoring yang memastikan produk pangan di pasar tradisional, pusat kuliner, hingga sentra oleh-oleh tetap terjaga mutunya.

Pemko menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari peningkatan kualitas pengawasan pangan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di masa mendatang.

Masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan pangan dengan memilih produk yang memiliki izin edar resmi dan memenuhi standar kesehatan.

Dengan berbagai langkah penguatan yang sedang dan akan terus dilakukan, Padang Panjang menargetkan pencapaian yang lebih tinggi dalam kategori keamanan pangan nasional.

BACA JUGA :  Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Padang Panjang Terkena Dampak Pasca Bencana

Kehadiran penghargaan dari BPOM ini semakin mengukuhkan Padang Panjang sebagai daerah yang konsisten menjaga kesehatan warganya melalui produk pangan yang aman dan berkualitas.

Prestasi tersebut tidak hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga menjadi dorongan besar bagi pelaku usaha pangan lokal agar terus berinovasi dan meningkatkan mutu produk mereka.

Turut hadir dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, Kepala Dinas Kesehatan Sonya Themiarto, serta pejabat terkait lainnya yang menunjukkan komitmen penuh terhadap pengawasan pangan daerah.

Dengan berbagai pencapaian yang ditorehkan, Padang Panjang dinilai mampu menjadi teladan dalam pengembangan kota pangan aman dan layak dijadikan rujukan bagi daerah lain.

Penghargaan Kota Pangan Aman Level 4 ini menjadi penguat bahwa arah kebijakan Pemko telah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan standar kesehatan nasional. (Yaldi)