Tiga Paket Sabu Disita, DS Diciduk di Payakumbuh Barat
padangexpo.com // Payakumbuh
Peredaran narkotika jenis sabu-sabu kembali berhasil diputus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh. Seorang pria berinisial DS (28) diamankan petugas di sekitar Kelurahan Ibuh, Kecamatan Payakumbuh Barat, karena diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika.
Penangkapan tersebut menegaskan komitmen Polres Payakumbuh dalam memerangi peredaran narkotika yang dinilai mengancam masyarakat dan generasi muda, khususnya di wilayah hukum Kota Payakumbuh.
Dalam penangkapan dan penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1,58 gram yang diduga berada dalam penguasaan DS.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, DS mengakui barang bukti narkotika yang ditemukan petugas merupakan miliknya.
“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1,58 gram. Terduga pelaku juga mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” ujar AKP Gusmanto.
DS bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi juga tidak berhenti pada penangkapan tersebut. Sat Resnarkoba Polres Payakumbuh terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika tersebut.
“Ini merupakan komitmen kami untuk terus memberantas peredaran narkotika. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti dan setiap kasus yang berhasil diungkap akan terus dikembangkan untuk mengetahui jaringan maupun pihak lain yang terlibat,” tegasnya.
AKP Gusmanto turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Sampaikan informasi kepada kami jika mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Bersama-sama kita cegah narkoba merusak generasi dan lingkungan kita,” pungkasnya(Ken)