Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Solok Gelar Sosialisasi Gerakan Penanganan ATS dan Penekanan ABPS
Kab. Solok

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Solok Gelar Sosialisasi Gerakan Penanganan ATS dan Penekanan ABPS

By admin@domi
11/09/2026

Padangexpo.com | Arosuka

Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Penekanan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS) di Kabupaten Solok, yang dilaksanakan pada Jumat (11/9).

Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Solok, Zulfadli, M.M., serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., M.M., beserta jajaran.

Turut hadir sebagai narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat, Roza Linda, M.Pd., yang memberikan pemaparan terkait strategi penanganan Anak Tidak Sekolah serta langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mencegah anak agar tidak sampai mengalami putus sekolah.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Koordinator Pengawas dan Kepala SMP se-Kabupaten Solok, Guru Bimbingan dan Konseling (BK)/Wakil Kesiswaan SMP se-Kabupaten Solok, Komite SMP se-Kabupaten Solok, Ketua PKBM Kabupaten Solok, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Solok didorong untuk memiliki kepedulian dan komitmen bersama dalam mengidentifikasi serta menangani anak yang sudah tidak bersekolah maupun anak yang memiliki risiko putus sekolah.

Penanganan ATS dan ABPS tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, orang tua, komite sekolah, masyarakat, serta lembaga pendidikan nonformal. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar setiap permasalahan yang menjadi penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan dapat diketahui dan ditangani secara tepat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan semakin memahami pentingnya pendataan, pemetaan, pendampingan, serta pencarian solusi bagi anak-anak yang berada di luar sistem pendidikan maupun yang berpotensi mengalami putus sekolah.

BACA JUGA :  Pj Bupati Solok Lakukan Monev Penanganan CoVID-19 di Kecamatan Junjung Sirih

Keberadaan guru, khususnya guru BK dan unsur kesiswaan, juga memiliki peran strategis dalam mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik. Dengan deteksi dan pendampingan yang tepat, potensi anak untuk meninggalkan pendidikan dapat ditekan sedini mungkin.

Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Setiap anak diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Melalui gerakan bersama dalam penanganan ATS dan penekanan ABPS, Kabupaten Solok diharapkan mampu menekan angka anak yang tidak bersekolah maupun anak yang berisiko putus sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok, narasumber, jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, para pengawas, kepala sekolah, guru, komite sekolah, PKBM, serta seluruh tamu undangan yang hadir. (yosep)

Post Views: 124
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Hadiri Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air, Bupati Jon Pandu : Mari Kita Jaga Adat dan Nilai Budaya Ditengah Masyarakat

Next

Lahirkan Calon Pemimpin Berkompeten dan Berintegritas, Bupati Jon Pandu Wawancara Seleksi Calon Dewas PDAM

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,725)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,210)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,501)

TERBARU

  • Zulmaeta Sentil ASN Pemburu Sertifikat: Kompetensi Bukan Sekadar Kertas
  • Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Solok Launching Sistem Pengendalian Kinerja SPKPD
  • BPK Bongkar Persoalan Sampah Payakumbuh, Pemko Siapkan Pembenahan dari Hulu ke Hilir
  • Pupuk Bersubsidi Tak Boleh Bocor, Payakumbuh Bongkar Data dan Perketat Pengawasan
Copyright 2026 — Padang Expo