Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Keberadaan Amorphophallus Titanum di Nagari Buo Diharapkan Berkembang Menjadi Ekowisata
Tanah Datar

Keberadaan Amorphophallus Titanum di Nagari Buo Diharapkan Berkembang Menjadi Ekowisata

By admin@domi
14/02/2024

Padangexpo.com, Tanah Datar-Keberadaan Bunga Bangkai atau Amorphophallus Titanum yang tumbuh di kebun karet milik Erizal yang merupakan salah seorang warga Jorong Kampung Baru, Nagari Buo, Kecamatan Lintau Buo menarik perhatian Pemerintah Daerah Tanah Datar.

Melihat potensi akan habitat keberadaan bunga itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM yang langsung mendatangi lokasi tersebut, Selasa (13/2) berharap warga bisa mengembangkannya menjadi ekowisata.

Ikut bersama mendampingi Bupati pada kesempatan itu Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Kadis Pertanian Sri Mulyani, Kadis PU PR Ten Feri, Kadis Kominfo Yusrizal, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Kabag Umum Ronal Satria, Camat Lintau Buo Nulkhairi, Kapolsek Lintau Buo, Wali Nagari beserta jajarannya dan rombongan lainnya.

Menurut Erizal (pemilik kebun), keberadaan bunga bangkai yang tumbuh di kebunnya sudah diketahui sejak tiga minggu yang lalu saat sebelum besar dan mekar degan sempurna.

“Awalnya kami tidak tahu kalau yang tumbuh ini adalah bunga bangkai, namun setelah mekar seminggu yang lalu barulah kami beritahukan kepada warga yang lain. Saat ini, bunga tersebut sejak tiga hari terakhir sudah mulai layu. Namun, di area sekitar sini terlihat banyak tumbuh bunga bangkai yang lainnya,” ujarnya.

Erizal menyampaikan, sejak adanya bunga bangkai tumbuh di area kebunnya banyak masyarakat yang datang untuk melihat dan berfoto-foto karena memang ini merupakan jenis bunga yang langka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar Sri Mulyani mengatakan, jika endemic bunga bangkai (Amorphophallus Titanum) memang berada di Sumatare termasuk Sumatera Barat dan Tanah Datar.

“Dari delapan jenis atau spesies bunga ini, tujuh diantaranya ada di Sumatera Barat termasuk Tanah Datar. Jadi memang bunga ini cocok ada di wilayah kita,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pertemuan FKPP, Eka Putra : Tak Hanya SDA, SDM yang Berkualitas Modal Besar Pembangunan

Sri Mulyani juga menyarankan, agar keberadaan bunga tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga untuk Ekowisata. “Jangan ditebang, biarkan saja berproses secara alami, karena memang nanti bisa berkembang lagi,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa jenis bunga ini bisa dikembangkan dan ditanam, namun akan lebih baik kalau tumbuh dengan sendiri sesuai habitatnya. “Biasanya bunga ini lebih banyak ditemui dan tumbuh di kawasan yang sedikit rimba, karena memang jenis bunga ini lebih bagus bila tumbuh pada tempat yang sedikit terlindung dari sinar matahari dari pada lahan terbuka,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Eka Putra berharap agar keberadaan hal-hal langka termasuk adanya bunga langka itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga.

Alhamdulillah, kita selalu bersyukur kepada Allah. Karena dengan tumbuhnya bunga bangkai disini tentunya merupakan sebuah anugerah yang diberikan kepada kita. Lebih bagus lag kalaui ini bisa dikelola dan dibudidayakan, karena sepertinya lokasi ini cocok untuk bunga ini tumbuh. Bisa nanti ini ditanam dan bisa mekar secara bersamaan akan lebih bagus untuk dinikmati,” harap nya. (Dwi)

Post Views: 554
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Musnahkan Surat Suara, Ini Kata Ketua KPU Tanah Datar

Next

Nyoblos di TPS 35, Bupati Tanah Datar Apresiasi dan Motivasi KPPS

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,725)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,215)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,502)

TERBARU

  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
  • Zulmaeta Sentil ASN Pemburu Sertifikat: Kompetensi Bukan Sekadar Kertas
  • Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Solok Launching Sistem Pengendalian Kinerja SPKPD
  • BPK Bongkar Persoalan Sampah Payakumbuh, Pemko Siapkan Pembenahan dari Hulu ke Hilir
Copyright 2026 — Padang Expo